Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial N ditemukan berlumuran darah di Jalan Raya Serang, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu 11 September 2021. N diduga korban tabrak lari sopir truk.
"Betul korban tabrak lari, dari hasil penyelidikan sementara seperti itu," ujar Fijay salah seorang petugas Palamg Merah Indonesia saat dikonfirmasi, Sabtu 11 September 2021.
Kecelakaan terjadi pada Sabtu 11 September sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban tertabrak truk saat berkendara. Akibat kecelakaan itu, N pengendara motor mengalami koma dan kini tengah ditangani polisi.
"Sementara kendaraan diduga jenis truk yang identitasnya belum diketahui, menurut informasi yang didapat, melaju dari arah Serang menuju ke arah Balaraja melewati Jalan Raya Serang, Tangerang," ujar Fijay.

Akibat kecelakaan itu, N langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, Kabupaten Tangerang. Sebab, kondisinya sangat mengkhawatirkan.
"Terjadi luka parah di TKP. Tangan kanan patah dan wajah mengalami pendarahan parah. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Balaraja," kata Fijay.
Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus kecelakaan tersebut.
“Dan khusus untuk truk yang menabrak masih diselidiki lebih lanjut aparat Kepolisian," ujar Fijay.
View this post on Instagram
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGLogeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
Salah satu gelaran lari terbesar di Banten, PLN Mobile Jawara Run 2026 akan digelar pada 25 Oktober 2026 di kawasan KP3B, Serang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews