Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Bayi mungil yang ditemukan di areal pembuangan sampah wilayah Kampung Kebun Kosong RT 03 RW 03, Serdang Wetan, Legok, Kabupaten Tangerang, kondisinya kini mulai membaik.
Kendati demikian, bayi malang berjenis kelamin perempuan itu kini masih harus menjalani perawatan oleh petugas medis.
Kanit Reskrim Polsek Legok Iptu Fathurrodji menuturkan usai ditemukan dalam kondisi hidup, bayi tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Panongan.
"Kemudian kondisi sudah mulai membaik. Bayi ditemukan dalam keadaan hidup, dibawa ke Puskesmas Panongan," ujar Fathurrodji saat dikonfirmasi, Selasa, 21 September 2021.
Ia mengatakan, bayi tersebut semula ditemukan oleh seorang warga yang hendak membuang sampah. Tepatnya sekitar pukul 08.00 WIB.
Baca Juga :
Bayi tak berdosa itu diduga dibuang tak lama setelah dilahirkan oleh orang tuanya yang tak bertanggung jawab, tanpa sehelai pakaian apapun.
"Tanpa busana sedikit pun, tanpa dibalut apa-apa kemudian diamankan warga ke Kelurahan," tuturnya.
Penemuan bayi malang itu pun membuat masyarakat sekitar geger sekaligus geram dengan perbuatan orang tuanya yang tak bertanggung jawab.
Hingga kini, belum diketahui dalang yang tega membuang bayi mungil tersebut. Kasus ini masih dalam penanganan jajaran Polsek Legok.
"Belum bisa memprediksi karena kita masih proses penyelidikan," ujarnya.
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPromo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.
Di antara amalan yang dianjurkan pada bukan Rajab, khususnya bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj, adalah memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews