Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com - Satu dari keempat terduga penyalahgunaan narkoba yang ditangkap oleh tim Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polresta Tangerang, berhasil melarikan diri pada saat akan dilakukan pengembangan.
Terduga pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut, diketahui melarikan diri melalui pintu belakang mobil petugas yang sedang terparkir di kantor Pos Pol Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat pagi 24 September 2021 sekitar pukul 07.00 WIB.
Kepala Polsubsektor Jambe, IPDA Rohmad di Tangerang, Jumat, menjelaskan bahwa pelarian itu diketahui pada saat dirinya tiba di kantor Pos Pol Jambe sekitar pukul 09.00 WIB.
Ketika itu ia melihat di dalam mobil petugas ada tiga orang terduga dengan kondisi terborgol. Namun, kondisi dari pintu belakang mobil itu sudah dalam keadaan terbuka.
"Infonya ada 4 orang, tapi saya melihat ada tiga orang dalam mobil itu dan satu petugas sedang istirahat (tidur) di dalam. Tapi kondisi pintu belakang mobil terbuka," katanya dikutip dari Antara.
Setelah itu, pada saat petugas hendak melakukan kegiatan pengembangan terhadap para terduga, rekannya dari Satnarkoba tersadar bahwa satu dari empat terduga itu telah melarikan diri.
"Jadi saya tahunya di dalam mobil itu ada 3 orang saja, tidak tahu ada 4 orang terduga," ujarnya.
Mengetahui hal itu, petugas kepolisan pun langsung bergegas melakukan pencarian di sekitar wilayah kantor Polsubsektor Jambe.
"Sudah tadi anggota Satnarkoba langsung melakukan pencarian," ungkapnya.
Hingga kini, satu terduga yang melarikan diri dan belum diketahui identitasnya tersebut belum diketahui keberadaanya.
"Yang melarikan diri ini statusnya bukan tersangka atau tahanan, tapi ini dalam proses pengembangan," kata dia.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews