Connect With Us

Baru 70 Persen Pelajar di Kabupaten Tangerang yang Divaksin Covid-19

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 25 September 2021 | 15:54

Petugas dari Dinkes setempat melakukan pemeriksaan terhadap siswa yang akan melakukan vaksinasi Covid-19. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Banten, Saefullah menyebutkan sebanyak 59.157 atau 70 persen pelajar yang ada di daerah itu telah menerima vaksinasi Covid-19, guna mendapat kekebalan kelompok (herd immunity) dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.

"Untuk vaksinasi pelajar per pekan ini kita sudah sebanyak 59.157 pelajar atau mecapai 70 persen dari sasaran yang ada," kata Saefullah di Tangerang, Jumat 24 September 2021, dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, untuk percepatan vaksinasi terhadap pelajar, Pemkab Tangerang menargetkan minimal mencapai 80 persen dari total sasaran sebanyak 214.000 pelajar. Dan yang telah tervaksin saat ini baru mencapai 70 persen. 

Menurutnya, dengan para pelajar menerima vaksinasi maka kemungkinan kecil resiko tertular Covid-19 pada remaja itu tidak terjadi. Maka dari itu, para orang tua pun harus segera mengajak anak-anaknya untuk mengikuti vaksin.

Ia menuturkan, pada pelaksanaan pemberian vaksin pelajar di Kabupaten Tangerang, pihaknya menggelarnya di beberapa sekolah dengan terjadwal dan juga di Puskesmas Puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan.

"Kalau untuk pelaksanaannya sendiri sebenarnya kami ingin melakukan secara serentak di semua sekolah yang ada, agar semua merata dapat mencapai targetan sesuai yang ditentukan. Tetapi kondisinya ada keterbatasan tenaga kesehatan jadi kita sesuaikan dengan jadwal di masing-masing Puskesmas," ujarnya.

Ia menambahkan, jika secara umum Kabupaten Tangerang menargetkan sebanyak 2 juta jiwa penduduk harus menerima vaksin sebelum akhir tahun 2021.

Dari targetan tersebut, yang telah mendapatkan vaksin tahap pertama sebanyak 1.003.911 orang, sedangkan pada tahapan keduanya yaitu sebanyak 530.528 orang.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill