Connect With Us

Kisah Sejarah Syekh Ciliwulung yang Menyebarkan Agama Islam di Cakung Tangerang

Tim TangerangNews.com | Selasa, 28 September 2021 | 13:41

Pintu masuk pemakaman Syekh Ciliwulung yang berada di Jalan Raya Carenang, Desa Cakung Serewu Gegunung, Cikande, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Hilda Ulya)

TANGERANGNEWS.com-Sejarah dari Syekh Ciliwulung ini merupakan kisah menarik yang mungkin tidak banyak diketahui masyarakat. Syekh Ciliwulung yang nama aslinya Syekh Abdurahman. Beliau adalah seorang ulama dan waliyullah yang menyebarkan atau menegakkan agama tauhid yaitu Islam dengan gigihnya. Nama Ciliwulung ini diartikan oleh masyarakat di sana yaitu ‘Orangnya Kecil Tapi Ilmunya Tinggi’.

Lokasi makam Syekh Ciliwulung berada di Jalan Raya Carenang, Desa Cakung Serewu Gegunung, Cikande, Kabupaten Tangerang.

Adapun sejarah mengenai Syekh Ciliwulung dari beberapa versi. Menurut versi pertama, Syekh Ciliwulung adalah salah seorang dari sembilan pengawal Maulana Hasanuddin bersama dengan sahabat-sahabatnya yaitu Cilikored (Raden Saleh Gunung Santri), Cilimede, Cilijohar, Ciliglebeg, Cilibadrin, Cilibred, Cilibayun, dan Ciliwangsa. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa kesembilan orang pengawal itu adalah sembilan bersaudara.

	Makam Syekh Ciliwulung yang berada di Jalan Raya Carenang, Desa Cakung Serewu Gegunung, Cikande, Kabupaten Tangerang.

Versi kedua mengatakan bahwa Syekh Ciliwulung adalah cucu buyut dari Maulana Hasanuddin. Versi ini dipegang oleh sebagian kecil mereka yang memiliki silsilah garis keturunan kepada Syekh Ciliwulung. Menurut versi ini Syekh Ciliwulung adalah putra Raden Kenyep putra Pangeran Jaga Lautan putra Maulana Hasanuddin. Namun versi ini kurang begitu kuat karena dalam silsilah keturunan Maulana Hasanuddin yang dimiliki oleh para keluarga keraton Surasowan nama Pangeran Jaga Lautan tidak termasuk salah seorang anak Maulana Hasanuddin.

Pintu masuk pemakaman Syekh Ciliwulung yang berada di Jalan Raya Carenang, Desa Cakung Serewu Gegunung, Cikande, Kabupaten Tangerang.

Sedangkan versi ketiga, dan inilah versi paling banyak dipegang mereka yang memiliki silsilah garis keturunan dengan Syekh Ciliwulung, bahwa Syekh Ciliwulung adalah keturunan dari raja-raja kerajaan Sumedang Larang. Dari urutan silsilah yang beredar di tangan para keturunan ini di antara mereka ada yang menempati mulai keturunan ketujuh sampai kesebelas.

Dari beberapa versi di atas dapat diperkirakan bahwa Syekh Ciliwulung hidup sekitar 350 tahun silam yakni sekitar pertengahan abad 18 pada masa pemerintahan Banten di bawah Pangeran Syarif.

BANDARA
InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:56

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill