Connect With Us

Terima Telepon, Tiba-tiba Begal Menyerang Motor Selamat HP Dirampas di Pagedangan Tangerang

Tim TangerangNews.com | Minggu, 3 Oktober 2021 | 23:48

Kaki korban yang berlumuran darah akibat bacokan senjata tajam jenis celurit. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sepasang muda-mudi yang sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna merah diserang komplotan begal. 

Peristiwa itu terjadi di dekat perumahan elit Greenwich Park, BSD, Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu 3 Oktober 2021, sekitar pukul 21.40 Wib.

"Pelaku membawa senjata tajam berupa clurit. Ciri-cirinya, pelaku menggunakan topi berdua. Saya lupa foto nomor polisi motornya, karena saya trauma. Teman saya tangannya dibacok," ujar Dita kepada TangerangNews melalui pesan singkat.

Menurut Dita, kedua pelaku sebenarnya tidak hanya mengincar ponsel teman cowoknya, tetapi juga mengincar sepeda motor korban. 

"Hampir motor teman saya juga diambil. Ini saya kena darah dari teman saya yang dibacok," terangnya gadis yang tinggal di Cibogo, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. 

"Saat ini teman saya sedang lapor ke Polsek Pagedangan. Saya sudah trauma enggak mau lewat situ lagi seram, saya benar-benar kapok," ujarnya.

TEKNO
Didukung Riset Global, Coway Kembangkan Solusi Air dan Udara untuk Gaya Hidup Sehat Masyarakat Modern

Didukung Riset Global, Coway Kembangkan Solusi Air dan Udara untuk Gaya Hidup Sehat Masyarakat Modern

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:05

Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.

BANTEN
Debt Collector Bacok Anggota Brimob Polda Banten saat Tarik Paksa Kendaraan, 2 Diringkus 11 Diburu

Debt Collector Bacok Anggota Brimob Polda Banten saat Tarik Paksa Kendaraan, 2 Diringkus 11 Diburu

Rabu, 3 Juni 2026 | 21:12

Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam perampasan kendaraan disertai penganiayaan terhadap dua personel Satuan Brimob Polda Banten.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Senin, 1 Juni 2026 | 16:11

"Rumahku adalah surgaku", sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana sebuah rumah menjadi tempat yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi penghuninya. Namun, hari ini rumah bukan lagi menjadi surga yang dirindukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill