Connect With Us

TPS Pilkades Tangerang Jadi Tempat Vaksin

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:26

Petugas medis saat mengecek kondisi tubuh. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Tangerang, Minggu 10 Oktober 2021, tak hanya bisa mencoblos, tapi juga mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Seperti yang terlihat di TPS 04, Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Setelah mencoblos sesuai dengan protokol kesehatan, setiap warga yang baru keluar dari TPS langsung ditanya perihal vaksin oleh petugas medis dari Puskesmas setempat.

Muhammad Alfian, 21, warga setempat mengaku belum divaksinasi, lalu dia diarahkan untuk disuntik vaksinasi. "Ya maulah, saya sebelumnya bingung harus kemana. Ini dapat di depan mata, ya sudah mau," katanya.

Alfian mendapat vaksinasi dosis pertama Sinovac. Lalu setelah observasi 30 menit, dia diberikan kartu vaksin untuk mendapatkan dosis kedua di Puskesmas setempat serta obat-obatan penunjang.

Jubir Satgas Penanganan COVID-19 di Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi mengatakan, tidak semua TPS disediakan posko vaksinasi. Melainkan hanya untuk desa yang capaian vaksinasinya rendah.

"Kita utamakan TPS yang warganya rendah vaksinasinya. Tapi minimal satu desa itu ada dua posko vaksinasi, jadi total ada 154 posko vaksinasi," ungkap dr Tarmizi.

Vaksin yangdisediakan pun jenisnya ada dua, vaksinasi Sinovac dan Pfizer. Sehingga terbuka untuk warga yang belum divaksin sama sekali ataupun sudah divaksin dosis pertama.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill