Connect With Us

Dukung Program Pemerintah, Intiland Selenggarakan Vaksinasi Massal di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:31

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid-19. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-PT Intiland Development Tbk. bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan vaksinasi massal di Jungle Walk Telaga Bestari, Balaraja, Sabtu 16 Oktober 2021.

Hal ini dilakukan Intiland guna mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kekebalan imunitas pada masyarakat, agar tercipta masyarakat yang kuat.

Corporate Secretary PT Intiland Development, Theresia Rustandi mengatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat dalam melawan pandemi Covid-19 ini.

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami hari ini bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dan juga pihak OJK sebagai pihak yang bekerja sama, ikut serta berpartisipasi dan berkolaborasi dengan semua pihak dalam membantu program pemerintah dalam menyelenggarakan vaksinasi massal ini," ujarnya.

"Jika sudah terbentuk masyarakat yang kuat, maka dapat mendongkrak perekonomian pun akan bangkit kembali dengan sangat baik," ujarnya.

	Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid-19.

Dengan target seribu dosis vaksin yang disediakan oleh pihak Intiland dan RSUD Kabupaten Tangerang, diharapkan dapat memenuhi jumlah masyarakat yang ada di kawasan Talaga Bestari ini, yang mana terdapat dua desa di dalamnya yaitu Desa Wana Kerta dan juga Desa Cibadak.

Ia juga berterima kasih kepada pihak puskesmas dan juga RSUD Kabupaten Tangerang yang betul-betul mencari dan mendata masyarakat sekitar yang belum mendapatkan vaksin secara pintu ke pintu (door to door).

	Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid-19.

Tidak hanya melakukan vaksinasi di setiap proyeknya, Intiland pun mengutamakan program vaksinasi ini kepada seluruh karyawan dan juga pekerja proyeknya di Jakarta dan Surabaya.

"Kita selenggarakan program vaksinasi ini untuk di sini sudah kedua kalinya, dan dilakukan juga di Aeropolis itu rutin dengan Polsek setempat. dan juga kita selalu tekankan pada seluruh pekerja proyek kita agar mendapatkan vaksin terlebih dahulu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, " jelasnya.

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan pada hari ini pun langsung ditinjau oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasid bersama Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

"Alhamdulillah, hari ini kita dengan Dinkes terus melakukan monitoring program vaksinasi ini, tadi di Kecamatan Balaraja ada tiga sentra vaksin, ditambah dengan ini di Talaga Bestari dan sentra vaksin lainnya seperti di puskesmas. Kami juga berterima kasih kepada Intiland, Talaga Bestari dan juga RSUD Tangerang yang sudah membantu program pemerintah ini. Saya harap hari ini di setiap sentra vaksin dapat memenuhi target yaitu sebanyak seribu orang yang sudah divaksin," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

HIBURAN
Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Rabu, 2 September 2026 | 13:43

ARYADUTA Lippo Village memasuki usia ke-32 tahun pada September 2026. Selama lebih dari tiga dekade, hotel bintang empat yang berada di kawasan Lippo Village, Tangerang,

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill