Connect With Us

Polisi Bantah Remaja di Curug Tewas Gegara Balap Liar, Begini Kronologinya

Rachman Deniansyah | Senin, 18 Oktober 2021 | 14:22

Seorang remaja tewas kecelakaan di Jalan Curug Raya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang Senin 18 Oktober 2021 dini hari. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang remaja berinisial AF, 14 tewas seketika usai terlibat kecelakaan maut di Jalan Curug Raya, Suka Bakti, Curug, Kabupaten Tangerang, Senin 18 Oktober 2021 dini hari.

Insiden itu terjadi saat korban berkendara sekitar pukul 01.16 WIB. Informasi awal, sempat disebutkan bahwa kala itu korban sedang mengikuti balap liar. 

Namun informasi tersebut langsung dibantah oleh Kapolsek Curug AKP Agung Nugroho. Menurutnya, korban yang masih berstatus sebagain pelajar tersebut, tewas dalam kecelakaan tunggal. 

Insiden itu, bermula ketika korban yang sedang menunggangi sepeda motor Honda Vario berplat nomor B-6580-GKN melaju dari arah Kecamatan Curug hendak ke pertigaan Bitung. 

Baca Juga :

"Setibanya di Jalan Raya PLP Curug, tepatnya di depan tukang tambal ban, pengendara tersebut kehilangan kendali," terang Agung saat dikonfirmasi TangerangNews.com.

Akibatnya, korban tak lagi dapat menguasai kuda besinya itu. Alhasil, kendaraannya pun terhempas. "Korban menabrak kompresor tambal ban yang berada di pinggir jalan," imbuhnya. 

Atas insiden tersebut, kepala korban terbentur kencang hingga mengalami luka yang cukup parah. Korban pun tak sadarkan diri.

"Kemudian korban dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Bitung dan di rujuk ke RSUD Tangerang. Kemudian di RSUD Tangerang oleh tim medis korban dinyatakan telah meninggal," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill