Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com – Seorang sopir taksi online terlibat duel dengan penumpangnya yang diduga bakal melakukan perampokan. Sang sopir yang melakukan perlawanan menderita luka parah setelah duel sengit dengan penumpangnya itu.
Kasus dugaan perampokan ini terjadi di Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang pada Jumat malam 22 Oktober 2021, pukul 23.00 WIB.
Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro membenarkan terjadinya dugaan perampokan yang dialami sopir tersebut. "Ada dugaan (perampokan)," kata Wahyu dikutip dari Tempo, Sabtu 23 Oktober 2021.
Ketika peristiwa terjadi, sejumlah warga sekitar mendengar teriakan minta tolong. Kemudian warga bergegas ke lokasi suara minta tolong dan melihat dua orang sedang berduel.
Kedua orang yang berduel itu merupakan sopir taksi online dan penumpangnya. Keduanya saat itu sama-sama mengalami luka. Warga pun melerai dan menangkap pelaku berinisial PR.
Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD Balaraja untuk menjalani perawatan. Dalam duel tersebut, sang sopir mengalami luka yang serius.
"Penumpang dan sopir masih di rumah sakit dan sama-sama dalam perawatan," ungkap Wahyu.
Wahyu menjelaskan, polisi masih menyelidiki motif kasus ini. "Belum diketahui motifnya karena penumpang masih di rumah sakit dan sama-sama dalam perawatan, pelaku berinsial PR," tutur Wahyu.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGKantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews