Connect With Us

Ancaman Banjir, Pemkab Tangerang Ajukan ke Pemerintah Pusat Normalisasi Aliran Sungai

Tim TangerangNews.com | Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:59

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Slamet Budi Mulyanto. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang Provinsi Banten segera melakukan normalisasi dan perbaikan aliran sungai di beberapa titik untuk mencegah terjadinya bencana banjir di daerah itu.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Slamet Budi Mulyanto mengatakan, aliran sungai yang sudah direkomendasi oleh pihaknya untuk dinormalisasi adalah Sungai Cirarab sebagai wilayah rawan banjir.

"Sungai Cirarab ini memang kewenangannya ada di pusat, sehingga kami akan mengajukan rekomendasi teknis untuk dilakukan kegiatan normalisasi," kata Slamet Budi di Tangerang, Senin 25 Oktober 2021, mengutip Antara.

Selain itu, ujar dia, dalam mengantisipasi bencana banjir itu pihaknya juga telah bekerja sama dengan TNI melalui karya bhakti manunggal untuk melakukan normalisasi Sungai Cimanceri. Di mana di wilayah bantaran sungai tersebut juga sering terjadi banjir.

"Kami selalu koordinasi untuk melakukan penanganan banjir ini, salah satunya bekerja sama dengan TNI. Dengan begitu keluhan masyarakat terkait banjir bisa langsung ditangani," ujarnya.

Ia menuturkan, selain melakukan normalisasi sungai, Pemkab Tangerang melalui DBMSDA melakukan pembangunan irigasi guna mendukung kebutuhan ketersediaan air untuk lahan pertanian.

"Itu pun kita sudah laksanakan dalam pembangunan irigasi di beberapa titik, seperti di Kemiri dengan panjang 6 km sehingga di saat nanti masuk musim kemarau air tetap sampai di lahan persawahan warga sekitar," tuturnya.

Slamet Budi menerangkan, dalam hal ini pihaknya akan berkomitmen melakukan upaya-upaya pembangunan untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya bencana banjir serta membantu juga kebutuhan alir bagi para petani di Kabupaten Tangerang.

"Kami berharap dengan upaya-upaya itu bisa mengurangi dampak banjir dan bisa menyiapkan kebutuhan air baku untuk masyarakat," ujarnya.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Kota Tangerang dan Tangsel Pilih Kelola Sampah Sendiri, Pemprov Banten Siapkan 4 PSEL Baru

Kota Tangerang dan Tangsel Pilih Kelola Sampah Sendiri, Pemprov Banten Siapkan 4 PSEL Baru

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:10

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sejumlah daerah mulai mengajukan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) secara mandiri.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

KOTA TANGERANG
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibuka Juni, Ini Jadwal dan Syarat Lengkap Masuk SD-SMP

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibuka Juni, Ini Jadwal dan Syarat Lengkap Masuk SD-SMP

Selasa, 19 Mei 2026 | 14:58

Sejumlah persyaratan hingga jadwal pendaftaran pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP telah diumumkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill