Connect With Us

3.450 KK di Dadap Kosambi Terdampak Banjir Rob

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 10 November 2021 | 16:24

Banjir rob merendam 3 RW di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Banjir akibat air laut pasang ini sudah terjadi lima hari. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 3.450 kepala keluarga di Kampung Dadap dan kampung Cheng In, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, terdampak banjir rob, sejak Jumat 5 November 2021.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Abdul Munir menerangkan, banjir rob ini rutin terjadi setiap tahunnya akibat pasangnya air laut pesisir Tangerang.

"Karena banjir rob setiap tahun biasanya di bulan purnama. Rob akan naik pada jam 4 subuh dan akan surut pada jam 4 sore. Setiap hari selalu begtu saat musim air pasang seperti sekarang ini," katanya, Rabu 10 November 2021.

Dari lima wilayah RW yang terdampak Rob, tiga di antaranya terdampak paling parah terhadap pasangnya air laut di wilayah kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi itu. 

"Yang parah itu di RW 01, 02 dan 03. Ketinggian air di RW 01 sepinggang orang dewasa. Korban terdampak menurun menjadi 2.736 itu di lima wilayah RW," jelasnya.

Munir menerangkan, tingginya air laut di wilayah RW 01, 02 dan 3 itu karena berhadapan langsung dengan laut. Apalagi, diujung RW 02 dan 03 posisinya dipinggir sungai yang menuju laut.

"Untuk saat ini kami dari BPBD tetap memantau perkembangan banjir tersebut melalui pos damkar Kosambi berserta Kecamatan kosambi. Warga masih di rumah masing-masing," jelasnya. 

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill