Connect With Us

Korban Tawuran Tewas Akibat Diserang Pakai Sajam di Sepatan Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 22 November 2021 | 16:32

Seorang pria tewas dengan luka bacok di kawasan Sepatan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang viral di media sosial, Senin 22 November 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Video seorang pria tewas dengan luka bacok di kawasan Sepatan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang viral di media sosial, Senin 22 November 2021.

Saat ditelusuri, pria tersebut diduga merupakan korban tawuran antar dua kelompok yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

"Korban sudah dibawa ke RS untuk visum cari tahu identifikasi korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Sepatan IPTU Riono saat dikonfirmasi.

Riono mengatakan, pihaknya masih menggali informasi terkait ditemukannya korban tewas yang terkapar di pinggir jalan itu.

"Anggota lagi gali info atas kejadian subuh tadi, anak-anak mana saja," jelasnya.

Adapun untuk informasi sementara, pemuda korban tawuran ini berasal dari wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang. Namun, masih ditelusuri pihak Kepolisian.

"Mohon doa semoga cepat terungkap," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

PROPERTI
Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Show Unit Allurea Type E Asthara Skyfront City Dibangun, Ini Keunggulannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:06

Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill