Connect With Us

Korban Tawuran Tewas Akibat Diserang Pakai Sajam di Sepatan Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 22 November 2021 | 16:32

Seorang pria tewas dengan luka bacok di kawasan Sepatan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang viral di media sosial, Senin 22 November 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Video seorang pria tewas dengan luka bacok di kawasan Sepatan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang viral di media sosial, Senin 22 November 2021.

Saat ditelusuri, pria tersebut diduga merupakan korban tawuran antar dua kelompok yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

"Korban sudah dibawa ke RS untuk visum cari tahu identifikasi korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Sepatan IPTU Riono saat dikonfirmasi.

Riono mengatakan, pihaknya masih menggali informasi terkait ditemukannya korban tewas yang terkapar di pinggir jalan itu.

"Anggota lagi gali info atas kejadian subuh tadi, anak-anak mana saja," jelasnya.

Adapun untuk informasi sementara, pemuda korban tawuran ini berasal dari wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang. Namun, masih ditelusuri pihak Kepolisian.

"Mohon doa semoga cepat terungkap," pungkasnya.

NASIONAL
Markas Judol Live Streaming di Tangerang Terbongkar, Perputaran Uang Capai Rp2 Miliar, 14 Orang Ditangkap

Markas Judol Live Streaming di Tangerang Terbongkar, Perputaran Uang Capai Rp2 Miliar, 14 Orang Ditangkap

Jumat, 14 Agustus 2026 | 22:31

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan judi online (judol) lintas negara yang dipasarkan oleh para pelaku melalui siaran langsung atau live streaming.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill