Connect With Us

Banjir Rob di Tangerang Diperparah Badai di Laut dan Jarak Bumi Dekat Bulan

Tim TangerangNews.com | Senin, 6 Desember 2021 | 08:16

| Dibaca : 607

Banjir rob yang diakibatkan pasang air laut di Kecamatan Kosambi dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / BPBD Kabupaten Tangerang)

TANGERANGNEWS.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan banjir rob yang merendam sejumlah daerah di pesisir utara Pulau Jawa seperti Kabupaten Tangerang  tidak hanya disebabkan oleh pasang bulan biasa tapi juga karena maraknya badai di lautan.

Peneliti klimatologi Pusat Riset dan Teknologi Atmosfer BRIN, Erma Yulihastin mengatakan, badai di lautan (storm surge) adalah efek dari suatu sistem badai dalam pola garis-garis memanjang (squall-line). “Efek itu menjalar dan dihasilkan oleh suatu sistem tekanan rendah yang terus berproses terbentuk semakin matang dan luas,” ujar Erma, Minggu 5 Desember 2021, dikutip dari Tempo.

Erma menjelaskan, badai tersebut dibangkitkan oleh tiga gangguan pusaran angin skala meso yang saat ini terbentuk di wilayah Indonesia. Kondisi itu membuat cuaca di Indonesia saat ini sangat dikontrol oleh dinamika penguatan dan pelemahan pusaran angin yang memiliki radius putar puluhan hingga ratusan kilometer tersebut. 

“Badai vorteks dapat memicu cuaca ekstrem di sektor utara di Kalimantan dan sektor selatan di Jawa, Madura, Bali, Lombok, Nusa Tenggara Barat,” kata Erma.

Menurut dia, pengaruh langsung dari vorteks itu menimbulkan curah hujan tinggi dan angin kencang di sebagian wilayah Kalimantan, khususnya bagian tengah dan utara. Adapun pengaruh tidak langsungnya yaitu memicu pembentukan squall-line di atas Laut Jawa yang berpotensi menjalar menuju daratan atau pesisir utara Jawa.

“Hal ini dapat membuat banyak badai di atas lautan sehingga ancaman bagi banjir rob di pesisir utara Jawa,” katanya. 

Maraknya pembentukan badai di atas laut ditandai oleh hujan deras, gelombang tinggi, dan angin kencang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan potensi banjir rob wilayah pesisir sejak 1 Desember 2021. Peringatan berlaku sampai 9 Desember mendatang. 

BMKG menyatakan fase bulan baru yang bersamaan dengan perigee atau jarak terdekat bulan dengan Bumi berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang lebih signifikan.

BMKG menyatakan fase bulan baru yang bersamaan dengan perigee atau jarak terdekat bulan dengan Bumi berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang lebih signifikan.

Kondisi itu secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir seperti bongkar muat, pemukiman warga, serta tambak garam dan perikanan darat. BMKG meminta masyarakat untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut.

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir rob selain merendam ribuan kepala keluarga (KK) di dua kecamatan di Kabupaten Tangerang, juga terjadi di  Jakarta Utara, Indramayu, Bekasi, dan bahkan Kepulauan Seribu.

HIBURAN
Keren, Ada Robot Barista di Kopi Craft Indonesia SMS Tangerang

Keren, Ada Robot Barista di Kopi Craft Indonesia SMS Tangerang

Jumat, 27 Mei 2022 | 19:14

TANGERANGNEWS.com-Melihat antusias terhadap kopi yang semakin tinggi, Summarecon Mall Serpong (SMS) bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kembali menggelar Kopi Craft Indonesia.

BANTEN
Kecelakaan Maut di Jalur Serang-Pandeglang, Satu Tewas Empat Luka-luka

Kecelakaan Maut di Jalur Serang-Pandeglang, Satu Tewas Empat Luka-luka

Sabtu, 28 Mei 2022 | 15:45

Kecelakaan maut yang melibatkan empat kendaraan, yaitu dua sepeda motor, bus, dan mobil pikap terjadi di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu 28 Mei 2022 sekitar pukul 08.00 WIB.

MANCANEGARA
Putra Ridwan Kamil Belum Ditemukan, Pencarian Diteruskan dengan Penyelaman

Putra Ridwan Kamil Belum Ditemukan, Pencarian Diteruskan dengan Penyelaman

Sabtu, 28 Mei 2022 | 18:09

Hingga sejauh ini putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang ketika berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss, belum ditemukan.

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang Minta Dewas Perumda Pasar NKR Harus Ada Inovasi Layanan Publik

Bupati Tangerang Minta Dewas Perumda Pasar NKR Harus Ada Inovasi Layanan Publik

Sabtu, 28 Mei 2022 | 15:30

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar meminta Uyung Mulyardi sebagai Dewas Perusahaan Umum Daerah Pasar Niaga Kerta Raharja (Perumda Pasar NKR) Kabupaten Tangerang yang baru dilantik untuk meningkatkan inovasi dan pelayanan prima kepada masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill