Connect With Us

Wanita Hamil Dipaksa Pacar Open BO di Balaraja Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Desember 2021 | 21:51

Ilustrasi prostitusi online. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial AD, 21, tega menjual pacarnya yang sedang hamil kepada pria hidung belang dengan open BO (booking online) di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Hal ini terungkap setelah polisi menggerebek indekos mereka saat operasi pekat pada Sabtu  4 Desember 2021 lalu.

Awalnya polisi mendapat informasi adanya praktik prostitusi online di indekost tersebut. Saat digerebek, petugas mendapati AD bersama kekasihnya, IY, 25, di dalam kamar.

"Ini kegiatan operasi pekat indekos AD diduga jadi tempat prostitusi open booking out. Kami telah menetapkan AD sebagai tersangka dalam perkara prostitusi online," ujar Kapolsek Balaraja Kompol Gede Prasetia seperti dilansir dari Detikcom, Rabu 8 Desember 2021.

Setelah keduanya diperiksa, ternyata diketahui IY dalam keadaan hamil atas hasil hubungan gelap dengan AD. Udia kandungannya sudah lima bulan.

Bukannya bertanggung jawab, AD malah menjual korban melalui aplikasi Michat kepada hidung belang.

"Perempuan IY diketahui sebagai pacar tersangka AD yang sengaja dijajakan lewat aplikasi Michat kepada pelanggan. AD juga berperan negosiasi warga tiap kali open BO. Hasil uang yang didapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan tersangka AD," tambah Gede.

Atas perbuatannya, AD ditahan di Mapolsek Balaraja. AD dijerat Pasal 296 KUHP dan/atau Pasal 506 KUHP dan/atau Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANTEN
Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:04

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melepas ekspor komoditas unggulan asal Provinsi Banten senilai Rp40,8 miliar melalui Satuan Pelayanan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat 21 Agustus 2026.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill