Connect With Us

Warga Minta Pemkab Tangerang Renovasi Rumah Rusak akibat Puting Beliung

Tim TangerangNews.com | Kamis, 9 Desember 2021 | 10:59

Sebanyak 28 rumah warga Desa Pangejahan, Kecamatan Kronjo, rusak diterjang angin puting beliung. (@TangerangNews / Diskominfo Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kabupaten Tangerang diminta membantu merenovasi puluhan rumah warga Desa Pangejahan, Kecamatan Kronjo, yang rusak diterjang angin puting beliung. 

Sebanyak 28 rumah warga Desa Pangejahan rusak akibat angin puting beliung yang terjadi pada Selasa 7 Desember 2021 sore. Delapan rumah dilaporkan rusak berat dan 20 unit lainnya rusak ringan. Meski tak ada korban jiwa, peristiwa tersebut memaksa 30 kepala keluarga (KK) mengungsi ke rumah sanak saudara dan rumah ketua RT. 

Salah satu warga RT 01/02 Desa Pangejahan, Slamet, berharap Pemkab Tangerang bukan hanya memberikan bantuan logistik, tetapi juga dapat segera merenovasi rumah warga yang terdampak angin puting beliung. “Warga berharap bisa segera kembali menempati rumahnya,” kata Slamet, Rabu 8 Desember 2021. 

Slamet mengungkapkan, rumahnya saat ini tidak bisa ditempati lagi. "Atap rumah saya sudah tidak ada, saya mengungsi ke rumah kerabat saya. Allhamdulillah saya dan keluarga selamat dengan kondisi tidak ada luka, walaupun dokumen serta baju tidak sempat saya selamatkan," ujarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengatakan, bencana alam tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun, ada 30 KK yang mengungsi karena rumah mereka tak bisa ditempati akibat rusak.

“Kalau untuk bantuan renovasi, kami akan koordinasi dinas terkait yaitu Dinas Perumahan dan Pemukiman, BPBD hanya membantu logistik," tutur Munir.

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill