Connect With Us

Proyek Vaksinasi, Polda Banten Keroyok PCare dan KTP

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:08

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mendampingi Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto saat meninjau vaksinasi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Husein Pinang Tigaraksa, Tangerang, Jumat 14 Januari 2022. (@TangerangNews / Setda Kab. Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Kepolisian Daerah Banten aktif menggerakkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak.  Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto mengungkapkan menyatakan, pihaknya akan meningkatkan terus program vaksinasi agar pembelajaran tatap muka (PTM) bisa berlangsung 100%.

"Langkah-langkah yang diambil oleh Polda Banten adalah melakukan proyek vaksin ini. Kita keroyok PCare dan keroyok KTP serta keroyok vaksin yang utama,” ujar Rudy saat meninjau vaksinasi di sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Husein Pinang Kecamatan Tigaraksa, Tangerang, Jumat 14 Januari 2022.

PCare atau Primary Care adalah sebuah aplikasi website milik BPJS Kesehatan yang digunakan untuk pendataan, registrasi, skrining, verifikasi sasaran, serta pencatatan vaksinasi Covid-19. Selain itu, penentuan lokasi, jadwal pelayanan, alokasi, dan monitoring logistik vaksin juga dapat dipantau dengan aplikasi PCare.

Menurut Rudy, pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak sejauh ini berhasil meningkatkan jumlah warga yang sudah divaksin dengan signifikan.  “Alhamdulillah berjalan dengan cukup signifikan angka vaksinasi di Banten," ucap Rudy.

Rudy menuturkan bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak ini baru bisa dilaksanakan di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang. “Kita akan tingkatkan terus agar PTM bisa berlangsung 100%,” terang dia.

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang mendampingi Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto meninjau vaksinasi menyebutkan, total vaksin untuk masyarakat di Kabupaten Tangerang sekitar 2,1 juta lebih atau sudah mencapai 85%.

Menurut Zaki, untuk vaksinasi anak-anak, per hari Jumat 14 Januari 2022, sudah berada di posisi 63% atau sekitar 213 ribu lebih karena setiap hari dilakukan vaksinasi sebanyak 9 sampai 10 ribu sasaran. “Jadi sudah di atas 60%, Insya Allah akhir Januari sudah mendekati 90%,” kata Zaki.

Zaki mengaku beryukur untuk saat ini tidak ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang signifikan. “Vaksin yang digunakan saat ini adalah untuk anak-anak Sinovac dan untuk vaksin booster itu Pfizer," terang Zaki.

NASIONAL
Kemendikdasmen Pastikan Tak Ada PHK Guru Honorer Usai Terbit SE Baru

Kemendikdasmen Pastikan Tak Ada PHK Guru Honorer Usai Terbit SE Baru

Selasa, 12 Mei 2026 | 12:40

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak akan mengalami pemutusan hubungan kerja massal menyusul terbitnya Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill