Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com - Sebanyak sembilan ruang kelas di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 di Desa Congklang, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten mengalami kerusakan yang cukup parah. Kondisi ini sudah terjadi sejak sekitar 3 tahun lalu.
Dengan rusaknya sembilan ruangan kelas, para siswa terpaksa harus belajar bergantian lantaran tak kebagian ruang kelas yang cukup memadai. "Kita mempunyai ruangan 21 kelas yang bisa digunakan hanya 14 kelas, kemudian ada sembilan kelas yang tak layak dipakai dalam belajar siswa," ujar Kepala SMPN 2 Kosambi, Kusnandar di Tangerang, Senin 17 Januari 2022, dikutip dari Antara.
Kusnandar menyebutkan kondisi rusaknya sembilan ruang kelas tersebut sudah terjadi sejak lama yaitu pada bagian atap bocor, plafon lepas, lantai mengelupas serta kondisi tembok yang kumuh.
"Kurang lebih 2 sampai 3 tahunan, setahun sebelum pandemi, 2018. Dan saat ini lima ruangan kondisinya tidak ada meja dan kursi dari 9 ruang itu," terang Kusnandar.
Pada 2021 lalu, ujar dia, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang telah melakukan perbaikan di tiga ruangan kelas. Namun, hingga saat ini tersisa sembilan ruangan kelas lagi yang belum dilakukan perbaikan atau renovasi.
"Tahun 2021 kemarin, kita dapat tiga lokal perbaikan, sebelumya memang tidak ada perbaikan lagi," tuturnya.
Menurut Kusnandar, saat dirinya menjabat sebagai kepala sekolah di SMPN 2 Kosambi sejak lima bulan lalu, kondisi ruang kelas banyak yang rusak. Bahkan ada yang rusak berat dan mendesak untuk dilakukan perbaikan.
"Saya baru menempati sebagai kepsek sudah 5 bulanan, karena tidak ada usulan atau bagaimana. Tahun 2022 ini sudah saya ajukan untuk rehab dari sembilan kelas ini," ungkapnya.
Kusnandar berharap kepada instansi terkait agar segera membantu pihaknya untuk melakukan renovasi terhadap sembilan ruang kelas yang rusak, sehingga para siswa yang kini sedang melakukan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) terbatas dapat berjalan aman dan nyaman.
"Ada sembilan ruang kelas dan satu ruang itu yang sangat urgen untuk direhab. Bagaimanpun tidak bisa dipakai oleh siswa untuk belajar karena kondisi yang cukup parah," tutur Kusnandar.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGPermintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Insiden kebakaran hebat yang melanda kawasan industri di Jalan Industri Raya VIII, Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menghanguskan sekitar sembilan gudang, pada Selasa 20 Oktober 2026.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews