Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Seorang remaja pria bernama Aksa 16 tahun di Tigaraksa bernasib kurang beruntung karena ponselnya dijambret.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu 19 Januari 2022 sekitar pukul 20.59 WIB, tadi. Korban pun harus kehilangan ponselnya iPhone XR yang bernilai Rp6 Jutaan.
Lokasi tempat mereka janjian, kejadiannya di depan Indomaret SMPN 2 Tigaraksa. Setibanya di lokasi, layaknya orang berniat ingin membeli, pelaku pun pura-pura ingin memastikan kondisi ponsel yang akan di jual oleh Aksa. Kemudian korban pun akhirnya mengeluarkan ponsel tersebut dari dalam tas.
"Jadi modusnya mengajak korban untuk COD. Ketika sedang lihat ponsel berikut box-nya, pelaku tiba-tiba melukai korban, kemudian membawa kabur ponsel berikut box-nya," ujar Sandrina rekan korban kepada TangerangNews, hari ini.
Setelah itu, korban mencoba untuk meminta tolong seraya mengejar pelaku. Namun, karena posisi korban terjatuh usai didorong oleh pelaku. Hal itu membuat pelaku dengan mudah melarikan diri.
"Korban sempat minta tolong. Namun, pelaku yang berjumlah seorang diri itu kabur ke arah Cibadak. Korban juga sempat mengejar tetapi tidak terkejar, karena korban di dorong dan terjatuh oleh pelaku tersebut," tutur Sandrina.
Sebenarnya, kata Sandrina, peristiwa itu terekam CCTV. Namun, pihak minimarket enggan memberikan copy tayangan kamera tersembunyi itu. "Sayangnya enggak boleh diminta rekaman CCTV itu, kalau boleh mungkin nomor polisi kendaraan pelaku dapat terdeteksi," katanya.
Adapun ciri-ciri pelaku berkulit samo matang. Kemudian tingginya, sekitar 170 sentimeter lebih. "Rambutnya panjang lurus, berwarna hitam. Hidung mancung badan kurus," jelasnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews