Connect With Us

Sadis! Pria Diduga Depresi Cangkul Kepala Tetangga di Sepatan Tangerang

Tim TangerangNews.com | Selasa, 22 Februari 2022 | 20:15

Pria Diduga Depresi Cangkul Kepala Tetangga di Sepatan Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com–Eko Supriyadi, warga Kampung Taman Jiman, Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten, dihajar tetangganya dengan cangkul pada bagian kepalanya pada Selasa 22 Februari 2022.

Korban yang tersungkur bersimbah darah dilarikan ke RSUD Pakuhaji, Kabupaten Tangerang oleh warga untuk segera mendapatkan pertolongan medis akibat luka pada bagian kepalanya.

Menurut keterangan warga setempat, Rusdi, korban dianiaya pelaku saat sedang membersihkan sampah dan membakar rumput di perkarangan rumah. 

“Pelaku datang menghampiri korban lantas mengambil cangkul yang ada di dekat korban lalu menyerang korban dengan mengayunkan cangkul ke arah kepala korban,” ujar Rusdi.

Ia melanjutkan, korban yang tidak sempat menghindar akhirnya terkena hajaran pacul pada bagian kepala hingga jatuh tersungkur bersimbah darah. 

Salah seorang warga yang berusaha melerai, kata Rusdi, justru diserang pelaku menggunakan cangkul, namun berhasil menghindar sehingga hanya melukai kakinya.

Masih menurut Rusdi, pelaku yang sehari hari berprofesi sebagai kuli panggul di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga mengalami depresi karena kerap bertindak onar dan berprilaku aneh sejak berpisah dengan istrinya. 

Tak lama berselang setelah peristiwa penganiayaan itu,  pelaku yang berinisial SM ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian. Aparat Polsek Sepatan meringkus pelaku tanpa perlawanan saat berada di atas bale salah satu rumah warga.

Selanjutnya untuk menghindari amuk warga, pelaku digelandang ke Mapolsek Sepatan. Kasus penganiayaan sadis itu kini ditangani Polsek Sepatan. Selain mengamankan pelaku, polisi menyita cangkul yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban .

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill