Connect With Us

30 Ribu Pencari Kerja Dilayani Aplikasi Siapkerja Pemkab Tangerang

Tim TangerangNews.com | Senin, 14 Maret 2022 | 15:06

Aplikasi Siapkerja Pemkab Tangerang melayani lebih dari 30 ribu pencari kerja. (@TangerangNews / Diskominfo Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWWS.com–Sebanyak 30 ribu lebih pencari kerja diberikan layanan informasi melalui aplikasi 'Siapkerja' Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang. 

Aplikasi bursa kerja virtual ini mencatat sebanyak 30.396 orang para pencari kerja yang mengunduh untuk mendapatkan layanan informasi pekerjaan sesuai keahlian. “Platform digital ini menyajikan pengumuman dan rekruitmen perusahaan yang bisa langsung dilihat oleh para pencari kerja,” kata Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Disnaker Kabupaten Tangerang, Iis Kurniati, dikutip Senin 14 Maret 2022.

Iis mengatakan, saat awal diluncurkan pada 2020 hanya untuk mempermudah pembuatan AK1 (Kartu Kuning) di masa pandemi Covid-19 untuk menghindari kerumunan. “Seiring waktu kami terus menambah fitur baru dalam aplikasi ini, terutama dalam mempermudah para pencari kerja,” ujarnya.

Pada April 2022, lanjut dia, Disnaker Kabupaten Tangerang akan menjalin kerja sama dengan sender.id untuk memberikan layanan pesan singkat resmi kepada pencari kerja sesuai kriteria yang dibutuhkan perusahaan.

"Jika nanti para pencari kerja mendapatkan pesan melalui Short Message Service (SMS) di handphonenya dengan nama 'NAKERKABTNG' itu resmi dari Disnaker Kabupaten Tangerang," jelasnya.

Menurutnya, hingga saat ini sudah ada lebih dari 300 perusahaan telah bergabung ke  platform digital bernama 'Siapkerja'. "Jadi ini merupakan job fair virtual, jadi perusahaan kita undang ke 'Siapkerja' dan membuat akun masing-masing. Setelah itu perusahaan bisa menayangkan lowongan pekerjaan," ungkap Iis.

Ia menerangkan, melalui aplikasi 'Siapkerja' yang berfungsi untuk menginformasikan terkait lowongan kerja, juga digunakan sebagai sarana pelaporan keberadaan tenaga kerja asing yang bekerja di wilayah Kabupaten Tangerang. 

"Selain menginformasikan lowongan pekerjaan kita juga ada laporan keberadaan tenaga kerja asing, nah yang punya tanaga kerja asing sudah otomatis (didata)," ujarnya.

Kemudian, jika para calon tenaga kerja ingin mengakses melalui aplikasi tersebut, diminta untuk mendaftar terlebih dahulu, lalu mengisi data diri. Selain itu, mengunggah beberapa persyaratan berupa foto, mulai dari KTP, ijazah, daftar riwayat hidup, serta surat keterangan domisili bagi warga ber-KTP di luar wilayah Kabupaten Tangerang. 

Untuk mengakses layanan tersebut, para calon tenaga kerja bisa mengaksesnya melalui www.siapkerja.tangerangkab.co.id. "Kalau di Kabupaten Tangerang ini kita masih welcome dengan orang luar, tetapi dia harus punya domisili atau memiliki KTP asal Kabupaten Tangerang," tutur Iis.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Carikan Rumah Ibadah Sementara untuk Jemaat GKPI

Pemkab Tangerang Carikan Rumah Ibadah Sementara untuk Jemaat GKPI

Senin, 21 September 2026 | 19:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan memindahkan tempat ibadah untuk jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill