Ribuan Karyawan SPPG Geruduk Kantor Bupati Tangerang Tuntut MBG Dilanjutkan
Senin, 29 Juni 2026 | 14:42
Ribuan karyawan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Tangerang, pada Senin 29 Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com – Insiden ambulans dari Puskesmas Cisoka Kabupaten Tangerang yang membawa pasien keadaaan darurat hendak melahirkan diduga dihalangi oleh sedan Mercy terjadi di ruas Tol Bitung saat ambulans menuju ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Pada peristiwa yang terjadi pada Jumat malam pekan lalu itu, 11 Maret 2022, kedua mobil tersebut terlibat gesekan lantaran sopir ambulans merasa dihalangi oleh Mercy tersebut. Dari serempetan yang terjadi, Mercy terkena kaca spion sedangkan pada ambulans terkena bagian bodi mobil.
Selepas keluar dari tol dan tiba di area RSUD Kabupaten Tangerang, pengemudi Mercy yang mengejar ambulans tersebut, menarik baju sopir ambulans yang dikemudikan oleh Hildam yang saat itu posisi sedang membantu bidan untuk memindahkan pasien yang hendak melahirkan.
“Sampai terjadi kegaduhan sampai dokter di IGD meminta pengendara Mercy menunggu dulu karena pihak ambulans masih bertugas fokus membantu pasien,” kata Hildam kepada TangerangNews.com, Kamis 17 Maret 2022.
Selanjut Hildam menyebutkan KTP-nya kemudian ditahan oleh pengendara Mercy yang mengaku saudara Wakil Bupati Tangerang dan ahli hukum. “Sampai sekarang KTP saya belum kembali,” tutur Hildam.
Atas kasus tersebut, pihak Puskesmas Cisoka tempat Hildam bekerja membuat laporan kepolisian ke Polsek Cisoka. Sejauh ini, tambah Hildam, ia masih menunggu kelanjutan dari proses hukum kasus tersebut.
Ribuan karyawan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Tangerang, pada Senin 29 Juni 2026.
TODAY TAGPetugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dari UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Ciledug mengevakuasi sebuah benda logam berbentuk bulat yang tersangkut di jari telunjuk seorang balita pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Dugaan pencatutan foto anak demi membangun narasi gay parenting di media sosial memicu reaksi keras dari parlemen.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews