Connect With Us

Satu Pelajar Tewas Tawuran di Tanjung Pasir Tangerang Akibat Sabetan Sajam

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 28 Maret 2022 | 20:18

Polres Metro Tangerang Kota menyambangi tempat kejadian yang berlokasi di kolong underpass Jalan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin menyampaikan pernyataan terkait insiden tawuran di kolong underpass Jalan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, yang menewaskan satu pelajar pada Senin 28 Maret 2022.

Berdasarkan laporan Kepolisian, dua kelompok pelajar tersebut melengkapi diri dengan senjata tajam. Adapun satu pelajar yang tewas di lokasi kejadian akibat tebasan senjata tajam di kepalanya.

"Pada siang tadi kami dapat laporan dari masyarakat bahwa ada sekelompok anak muda, anak-anak sekolah yang ribut atau tawuran terjadi di Jalan Tanjung Pasir Teluknaga, Kabupaten Tangerang," jelas Komarudin. 

Menurutnya, satu siswa MTs 6 Tangerang berinisial NR, 16, itu dinyatakan tewas di lokasi setelah menderita luka berat di bagian kepala.  

"Ada satu korban dalam kondisi luka parah bagian kepala, masih menggunakan celana sekolah. Meninggal saat tiba di rumah sakit terdekat," terang Komarudin. 

Adapun korban tewas terkapar dengan kondisi bersimbah darah dengan sejumlah luka di kepala.

"Korban sementara kita lihat ada luka-luka di bagian kepala. Menurut saksi atau rekan korban, pelaku menggunakan senjata tajam jenis samurai," sambungnya lagi. 

Insiden ini berawal saat korban bersama dua temannya berboncengan ke Teluknaga sekitar pukul 13.00 WIB. 

Tak berselang lama, datang seorang pelajar juga mengendarai motor dan langsung melayangkan sabetan ke kepala NR. 

Komarudin mengaku kalau kejadian tawuran tersebut minim saksi karena berlangsung dengan cepat.

"Karena minim saksi ya jadi terus kita dalami, yang jelas ini korban siswa MTs 6 di Tangerang dan TKP ada di Teluknaga. Terus kita dalami dari saksi yang sudah diamankan," ungkapnya.

Saat ini Polres Metro Tangerang Kota telah mengamankan dua pelajar di bawah umur sebagai saksi. 

"Sementara dari temen korban dan ada satu juga yang dari lawan, sudah didapatkan tapi dalam perjalanan," pungkas Komarudin.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill