Connect With Us

1 Pelajar Tewas di Tanjung Pasir Tangerang, Polisi Amankan 24 Orang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 29 Maret 2022 | 20:37

Seorang pelajar tingkat SMP tewas terkapar di kolong underpass Jalan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pihak Kepolisian mengamankan 24 orang terkait kasus tewasnya seorang pelajar dalam aksi tawuran di kolong underpass Jalan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

"Sudah 24 anak yang diamankan atau dilakukan pemeriksaan. Rata-rata usia 15-16 tahun, jadi ABH (anak berhadap hukum)," jelas Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin, Selasa 29 Maret 2022.

Seperti diketahui, dalam aksi tawuran antar pelajar yang terjadi pada Senin 28 Maret 2022 ini, satu pelajar MTs 6 Tangerang berinisial NR, 16, tewas di lokasi kejadian akibat terkena tebasan pedang pada bagian kepalanya.

Kapolres mengatakan, ke-24 anak yang diamankan tersebut belum terungkap perannya saat tawuran. Namun, ada beberapa anak yang dicurigai merupakan pelaku penebasan NR sampai meregang nyawa.

"Masih kita dalami, ada tiga yang mengarah (pelaku). Ada diamankan juga baru dua bilah senjata tajam. Jenis celurit dan samurai (pedang)," ungkapnya. 

Sebelumnya, insiden tawuran ini berawal saat korban bersama dua temannya berboncengan dengan sepeda motor menuju Teluknaga sekitar pukul 13.00 WIB. 

Tak berselang lama, datang seorang pelajar juga mengendarai motor dan langsung melayangkan sabetan ke kepala NR.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill