Connect With Us

Titik Rawan Kecelakaan Jalur Mudik di Tangerang, dari Jayanti hingga Cikupa 

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 16 April 2022 | 14:48

Kasatlantas Polresta Tangerang, Kompol Fikri Ardiansyah. (@TangerangNews / RRI)

TANGERANGNEWS.com–Beberapa pekan sebelum Lebaran 2022, Kepolisian Resort Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten, telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas yang terdapat di wilayah itu pada jalur mudik maupun balik.

Kasatlantas Polresta Tangerang Kompol Fikri Ardiansyah menyebut  jalur rawan kecelakaan itu ada di beberapa titik. “Seperti di wilayah jalan Jayanti, Balaraja Barat yang kondisi jalan bergelombang, dan Cikupa," ucap Fikry di Tangerang, Jumat 15 April 2022, dikutip dari Antara.

Dalam pemetaan titik rawan tersebut, kata Fikri, dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan sepanjang musim arus mudik maupun balik Lebaran tahun ini.

"Maka kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan mudik Lebaran untuk persiapan secara matang, dan lebih hati hati lagi. Khususnya bagi pengemudi kendaraan roda dua," tutur dia.

Fikri menekankan, sejumlah titik yang sudah masuk dalam pemetaan terjadinya kerawanan kecelakaan lalu lintas itu, akan menjadi perhatian lebih oleh petugas pengamanan.

Satuan Lalu Lintas dari Polresta Tangerang, lanjut dia, akan mendirikan enam posko pengamanan dan pelayanan selama kegiatan mudik Lebaran di jalur arteri Kabupaten Tangerang yang merupakan lintas utama.

 

Dari enam posko pemantauan arus mudik maupun balik tersebut akan didirikan di sejumlah ruas jalan utama dan tol. Kemudian pos-pos itu difungsikan untuk menjadi tempat istirahat serta pelayanan kesehatan para pemudik.

"Untuk pos pelayanan nanti kita posisikan di wilayah Citra Raya, kemudian untuk pos pengamanan ada di Balaraja Timur, Rest Area Tol di jalur A dan B di KM 43, 45. Seterusnya di jalur Jayanti perbatasan Serang-Tangerang," terang Fikri.

Lebih jauh dia pun mengimbau kepada para pemudik agar terlebih dahulu mempersiapkan kesehatan diri dan kendaraan yang akan digunakan nanti, untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan pada saat perjalanan mudik nanti.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill