Connect With Us

Dua Pasar di Kabupaten Tangerang Akan Menyebabkan Kemacetan Arus Mudik

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 16 April 2022 | 17:44

Kasatlantas Polresta Tangerang, Kompol Fikri Ardiansyah. (@TangerangNews / RRI)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Kota (Polresta) Tangerang, Kompol Fikri Ardiansyah, memprediksi dua lokasi pasar di daerah itu sebagai jalur arus mudik maupun balik Lebaran akan menjadi faktor utama terjadinya kemacetan kendaraan.

Fikri mengatakan keberadaan ke dua pasar tersebut berlokasi di jalur arus mudik Lebaran antara arah Jakarta menuju Merak dan sebaliknya. Baik itu digunakan jalur sepeda motor maupun kendaraan roda empat. "Kalau untuk pemetaan jalur kemacetan kita ada dua titik, yaitu lokasinya di Pasar Cikupa dan Pasar Gembong," ucapnya seperti dilansir dari Antara, Sabtu 16 April 2022.

Ia menyebutkan jalur mudik tersebut memang bukan merupakan akses utama bagi pemudik kendaraan roda empat, akan tetapi selalu menjadi jalan alternatif jika jalur lainnya diberlakukan buka tutup, sehingga sering terjadi penumpukan kendaraan dari arah Jakarta dan sekitarnya.

Selain itu, jalur utama penghubung Tangerang-Serang ini hampir setiap harinya terjadi kepadatan arus kendaraan, apa lagi saat masuk atau pulangnya pegawai pabrik ditambah banyaknya keluar masuk pusat perbelanjaan.

Dengan demikian, untuk mengatasi terjadinya kemacetan atau penumpukan kendaraan itu, Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang akan langsung menerjunkan sejumlah petugas di beberapa titik lokasi dengan dibantu petugas gabungan lainnya untuk dapat mengurai kepadatan kendaraan.

 

"Kita nanti akan situasional melihat kondisi, yang pasti di titik-titik tertentu itu kita akan tempatkan personil. Bila mana nanti diperlukan pengalihan arus atau rekayasa lalu lintas nanti kita tinggal laksanakan," terang Fikri.

Menurut dia, selama ini pihaknya juga telah melakukan survei jalur mudik yang berada di daerah hukum Polresta Tangerang dengan hasil ada beberapa titik jalan yang di petakan sebagai wilayah rawan kecelakaan lalu lintas.

"Untuk jalur rawan itu ada di beberapa titik, seperti di wilayah jalan Jayanti, Balaraja Barat yang kondisi jalan bergelombang dan banyaknya arus lalu lintas kendaraan besar," ungkap Fikri.

Lebih lanjut Fikri menuturkan, sejumlah titik yang sudah masuk dalam pemetaan terjadinya kerawanan kecelakaan lalu lintas itu, akan menjadi perhatian lebih oleh petugas pengamanan.

"Maka kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan mudik Lebaran untuk persiapan secara matang, dan lebih hati hati lagi. Khususnya bagi pengemudi kendaraan roda dua," ujar Fikri.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

NASIONAL
PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill