Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Warga dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi jembatan penghubung antara Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, yang retak.
Jembatan yang terletak di antara Kecamatan Cisauk dan Kecamatan Setu ini mengalami keretakan di lima titik. Kondisi ini kerapkali menjadi sebab kecelakaan, khususnya roda dua yang melintas.
Warga sekitar Afriansyah mengaku khawatir, keretakan jembatan dengan ukuran sekitar 20 sentimeter akan terus melebar sampai tidak bisa diperbaiki.
"Sering kecelakaan di jembatan itu. Pengendara yang tidak tau banyak retakan pasti ngebut, makanya sering banyak yang jatuh,'' terangnya.
Selain kondisi jalan, warga mengeluhkan minimnya penerangan jalan pada jembatan. Sehingga jembatan sangat gelap saat malam hari.
Pengguna jalan, Suherlan, yang kerap melintasi jembatan tersebut juga mengaku resah. ''Saya sebagai pengendara juga risih. Waktu awal saya lewat sini, malem hari hampir jatoh karena tidak tahu kalo ada retakan yang cukup gede,'' ucapnya.
Harapan warga juga pengendara yakni jembatan agar segera diperbaiki agar setiap pengendara aman.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten resmi menetapkan 58 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dalam Porprov Banten ke-VII 2026 di Kota Tangerang Selatan.
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews