Connect With Us

Jembatan Penghubung Cisauk dengan Setu Retak-retak, Kerap Sebabkan Kecelakaan

Tim TangerangNews.com | Selasa, 19 April 2022 | 12:22

Kondisi jembatan penghubung antara Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, yang retak. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Warga dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi jembatan penghubung antara Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, yang retak.

Jembatan yang terletak di antara Kecamatan Cisauk dan Kecamatan Setu ini mengalami keretakan di lima titik. Kondisi ini kerapkali menjadi sebab kecelakaan, khususnya roda dua yang melintas.

Warga sekitar Afriansyah mengaku khawatir, keretakan jembatan dengan ukuran sekitar 20 sentimeter akan terus melebar sampai tidak bisa diperbaiki.

"Sering kecelakaan di jembatan itu. Pengendara yang tidak tau banyak retakan pasti ngebut, makanya sering banyak yang jatuh,'' terangnya.

Selain kondisi jalan, warga mengeluhkan minimnya penerangan jalan pada jembatan. Sehingga jembatan sangat gelap saat malam hari.

Pengguna jalan, Suherlan, yang kerap melintasi jembatan tersebut juga mengaku resah. ''Saya sebagai pengendara juga risih. Waktu awal saya lewat sini, malem hari hampir jatoh karena tidak tahu kalo ada retakan yang cukup gede,'' ucapnya.

Harapan warga juga pengendara yakni jembatan agar segera diperbaiki agar setiap pengendara aman.

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

TANGSEL
Selama Ramadan ASN Tangsel Pulang Lebih Awal dan Tidak Ada Apel

Selama Ramadan ASN Tangsel Pulang Lebih Awal dan Tidak Ada Apel

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:55

Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan resmi melakukan penyesuaian ritme kerja bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

OPINI
Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23

Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill