Connect With Us

Kejar-kejaran Sama Polisi, Spesialis Jambret Handphone di Tangerang Digulung

Tim TangerangNews.com | Senin, 25 April 2022 | 11:13

Spesialis jambret handphone digulung Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com-Dua spesialis jambret ditangkap polisi di Jl Raya Kimas Laeng Kp Katomas Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, usai menjambret handphone milik warga Tigaraksa. 

“Penangkapan terhadap dua bandit jalanan yang sudah beraksi TKP itu dilakukan anggota Reskrim Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang pada Jumat 22 April 2022 pukul 22.00 WIB,” kata Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa AKP Subarjo dalam keterangannya dikutip Minggu, 24 April 2022.

Subarjo menyebutkan kedua pelaku tersebut berinisial MA, 20, dan RY, 19, yang berasal dari Lampung. Kedua pelaku diringkus usai melakukan aksinya merampas handphone milik Sifa Alisia, 19, di Jl Raya Syeh Mubarok Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa.

Ia menjelaskan, awal mula kejadian pada hari Jumat lalu sekitar pukul 21.30 WIB saat korban bersama saksi berdua mengendarai sepeda motor sambil memainkan handphone.

Tiba tiba Kedua pelaku datang dari arah belakang sebelah kanan langsung merampas dengan paksa handphone milik korban sehinga terjadi tarik menarik mempertahankan handphone antara korban dan pelaku. 

Pada saat itu korban oleng dalam mengendarai sepeda motor hingga pelaku menendang body sepeda motor korban dan pelaku dengan leluasa berhasil merampas handphone korban. 

“Korban kemudian berusaha mengejar pelaku sambil berteriak  ‘maling maling’ sepanjang jalan raya hingga melintas depan Mako Polsek Tigaraksa,” ujar Subarjo.

Pada saat itu, lanjut dia, ada anggota Reskrim Polsek Tigaraksa, yakni Bripka Andri Febriyanto, Briptu Husen Nuradi, dan Bripda Abdurahman sedang berjaga di depan Mako Polsek Tigaraksa.

“Mendengar teriakan korban, langsung bergegas merespons dan membantu mengejar kedua pelaku sehingga terjadi kejar-kejaran antara pelaku dan anggota polisi,” ungkap Subarjo.

Kedua pelaku yang panik dikejar kendaraannya menabrak kendaraan lain yang melintas, sehingga terjatuh dan polisi dapat langsung mengamankan pelaku berikut barang bukti handphone hasil penjambretan. “Untuk menghindari amukan massa, kedua pelaku langsung dibawa ke kantor polisian untuk proses lebih lanjut,” terang Subarjo.

Adapun barang bukti yang disita dari kedua pelaku adalah satu unit handphone merek Realme berwarna biru,  satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam Nopol  BE 3193 CJB, dan satu buah kunci kontak kendaraan sepeda motor.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill