Connect With Us

Bayi Perempuan Ditemukan di Kolong Meja Musala Legok Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Juni 2022 | 10:53

Bayi perempuan yang ditemukan warga di Legok, Kabupaten Tangerang, Minggu 5 Juni 2022, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGEWS.com-Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di kolong meja Musala H Raiman, Desa Dukuh Pete, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Minggu 5 Juni 2022, malam. Penemuan itu membuat geger warga setempat.

Berdasarkan informasi, bayi malang itu ditemukan sekitar pukul 19.10 WIB oleh warga setempat yang melintas di lokasi.

"Ditemukan oleh sepupu saya yang mau pergi ke warung sekitar habis Isya. Dia lihat bayi di kolong meja depan teras musala," kata Indri, warga setempat, Senin 6 Juni 2022.

Ketika ditemukan, bayi yang diduga ditinggalkan orang tuanya itu berpakaian lengkap dengan sejumlah perlengkapan.

"Ada perlengkapan bayi juga. Kira-kira bayinya sekitar umur 3 bulan," jelas Indri.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Legok. Petugas yang datang ke lokasi langsung membawa bayi ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan.

"Sudah dibantu polisi, dibawa ke Puskesmas Legok," ujar Indri.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill