Connect With Us

Tanjung Burung Tangerang Banjir Air Kiriman, 520 KK Terdampak Butuh Logistik

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 7 Juni 2022 | 21:16

Banjir melanda Kampung Cirumpak dan Kampung Beting di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Banjir melanda Kampung Cirumpak dan Kampung Beting di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, karena meluapnya Sungai Cisadane akibat kiriman air dari Bogor menyebabkan ratusan warga terdampak.

Banjir tersebut terjadi pada Selasa 7 Juni 2022 pagi. Ketinggian debit air saat banjir diperkirakan mencapai 40 sentimeter sampai 70 sentimeter.

"Meluapnya debit air Kali Cisadane yang masuk ke perkampungan sehingga menyebabkan banjir," ujar Abdul Mudir, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang.

"Sudah mulai surut," jelasnya.

BPBD Kabupaten Tangerang telah melakukan asesmen. Berdasarkan data, banjir ini mengakibatkan dua kampung tergenang.

Seperti di Kampung Cirumpak RT 13/7 terdata 100 rumah terendam. Kemudian di Kp Beting RT 14/8 ada 120 rumah, RT 15/8 ada 135 rumah, dan RT 16/8 ada 137 rumah.

"Jumlah warga yang terdampak ada 520 KK (Kartu Keluarga), dan 1.704 jiwa terdampak," ungkapnya.

Saat ini, para warga terdampak membutuhkan bantuan berupa logistik.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill