Connect With Us

Kondisi Gedung SD Negeri Pangkat 1 Jayanti Tangerang Tidak Layak, Siswa Terpaksa Wisuda di Lapangan

Rangga Agung Zuliansyah, Abdul Majid | Rabu, 22 Juni 2022 | 15:21

Kondisi ruang kelas SD Negeri Pangkat 1 Jayanti Kabupaten Tangerang yang tidak layak. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gedung SDN Pangkat 1 yang berlokasi di Kampung Pabuaran, RT04/01, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang kondisinya memprihatinkan.

Sejumlah kondisi bangunan seperti langit-langit kelas sudah jebol. Lantai keramik juga sudah lepas dan pecah-pecah. Begitu pun dengan kondisi meja dan bangku kayu para murid.

Kondisi yang tak layak ini menjadi keprihatinan guru sekolah tersebut. Mereka mengaku harus merayakan pelepasan dan wisuda murid di lapangan terbuka.

"Karena SD kami sudah tidak layak dan sangat sempit untuk mengadakan pelepasan atau wisuda siswa kami," kata salah satu guru seperti dikutip dari akun Instagram @infobalaraja, Rabu 22 Juni 2022.

Di Informasi kan bahwa wacana perbaikan dan pembangunan gedung baru sudah ada sejak tahun 2020, tapi sampai sekarang belum juga dilaksanakan. Pihak SD Negeri Pangkat 1 berharap adanya perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. 

"Harapan kami sebagai guru cuma ingin dapat gedung yang layak, supaya kegiatan belajar mengajar di SD kami itu nyaman. Siapa tahu dan semoga Dinas Pendidikan bisa lihat," tambahnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill