Connect With Us

Oknum Guru Cabuli Murid SMPN di Kabupaten Tangerang, Kepsek Mengaku Terpukul

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 21 Juli 2022 | 15:16

Ilustrasi pencabulan terhadap anak laki-laki. (@TangerangNews / MI)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Sekolah (Kepsek) salah satu SMP Negeri di Curug, Kabupaten Tangerang mengaku terpukul dengan peristiwa pencabulan yang dilakukan oknum guru di sekolah tersebut.

"Saya mengecam dan agak terpukul dengan kejadian ini," ujar Nuraenun, Kepsek SMPN di Kabupaten Tangerang itu, Kamis 21 Juli 2022.

Sebagai Kepsek, ia tetap memberi motivasi kepada guru dan para siswa lainnya untuk tetap menggelar pembelajaran.

Nuraenun pun mengaku, baru mengetahui tindak pencabulan yang dilakukan oleh AR, 28, guru agama dan pembina ekstrakulikuler, terhadap tiga orang muridnya itu, setelah adanya laporan orang tua korban, pada Sabtu 16 Juli 2022, kemarin. 

"Sabtu kemarin korban beserta orang tua melapor ke guru dan dilaporkan ke saya. Kemudian saya menghubungi Bhabinkamtibmas, untuk menggelar pertemuan di sekolah dengan guru, korban dan orang tua korban," jelasnya. 

Dari hasil pertemuan itu, disepakati bahwa tindak asusila itu untuk ditindaklanjuti dengan dilaporkan ke Mapolres Tangerang Selatan. Nuraenun sendiri mendamping orang tua dan korban ke Polres Tangsel untuk membuat laporan.

Ia sangat mengutuk peristiwa pelecehan tersebut, apalagi tiga orang korban yang merupakan siswa didikannya itu, adalah pribadi-pribadi yang gemar berkegiatan dan rajin belajar.

"Ini pelajaran buat kami dan semua sekolah untuk lebih berhati-hati. Semoga tidak terjadi lagi hal seperti ini, di sekolah saya dan sekolah lain. Apalagi anak-anak kami ini baik, semangat belajarnya dan ekskulnya juga bagus," katanya.

Seperti diketahui, AR mencabuli tiga muridnya RPH, 13, JNF, 14, dan AHRJ, 17. Aksi bejat itu dilakukan saat kegiatan ekstrakulikuler paskibra dan pramuka di toilet sekolah. 

Ketiga siswa laki-laki itu diancam akan dikeluarkan dari Pasukan Khusus Pramuka dan Pasukan Khusus Paskibra sekolah jika tak menuruti permintaan pelaku.

Setelah dilaporkan, pelaku ditangkap di Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Yang bersangkutan pun mengakui setelah ditunjukkan bukti kejahatannya.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill