Dari Hobi Berujung Rezeki, Ratusan Kicau Mania Padati Talaga Bestari Tangerang
Minggu, 14 Juni 2026 | 21:59
Hobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
TANGERANGNEWS.com-Potret kejorokan masyarakat karena menumpuknya sampah yang dibuang dengan sembarangan terlihat di pinggiran jalan kawasan Olek, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis 11 Agustus 2022.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, sampah-sampah yang berserakan di pinggir jalan ini merupakan limbah rumah tangga seperti plastik, botol, dan bekas makanan.
Warga setempat mengeluhkan kondisi sampah yang memanjang, menumpuk, dan menimbulkan bau tak sedap tersebut.
Sebenarnya, warga sadar dengan kondisi masyarakat yang cenderung tidak peduli pada kebersihan ini. Namun, warga tidak dapat berbuat banyak.
"Kita juga tidak bisa menyalahkan pemerintah ya. Harusnya kita juga sebagai warga setempat bisa menjaga kebersihan lingkungan," ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya kepada TangerangNews.
Potret joroknya sampah ini ternyata sudah lama terjadi, sehingga terkesan ada pembiaran dari pemerintah setempat.
Adapun selain tidak pedulinya warga terhadap lingkungan, menumpuknya sampah ini karena minimnya tempat pembuangan sampah (TPS).
"Sepertinya masyarakat juga bingung mau membuang sampah ke mana. Jadinya buang ke situ terus," jelasnya.
Hobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
TODAY TAGBerbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Piala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews