Connect With Us

Warga Pagedangan Tangerang Semringah Jalannya Diaspal, Begini Pesan Asda I Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 14 Agustus 2022 | 23:21

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah (Asda I) Provinsi Banten Komarudin berdialog dengan warga sekaligus meresmikan jalan lingkungan di Sektor 4 Perum Puspitek, Desa Situ Gadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu 14 Agustus 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jalan lingkungan yang berada di Sektor 4 Perum Puspitek, Desa Situ Gadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, akhirnya bisa dinikmati warga setelah diaspal oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Pasalnya, jalan yang sebelumnya dibangun atas biaya swadaya masyarakat setempat ini kondisinya rusak parah.

Cang Udi, Ketua RW 4 Desa Situ Gadung menyampaikan warga sudah lama mengimpikan jalan yang layak dilalui. 

Diakuinya, kondisi jalan lingkungan ini sempat dalam kondisi rusak serta meresahkan warga. Pihaknya pun mengajak warga gotong royong memperbaiki jalan dengan prinsip swadaya. Namun, hal itu belum mencukupi biaya ideal yang dibutuhkan. 

"Alhamdulillah rezeki tak terduga, akhirnya ada perhatian pemerintah provinsi, jalan bisa diperbaiki," ungkapnya saat peresmian jalan lingkungan di Sektor 4 Perum Puspitek, Minggu 14 Agustus 2022.

Dia mengungkapkan, warga sangat senang dan berterima kasih kepada Pemprov Banten karena pembangunan yang dilaksanakan menyentuh aspirasi dan kepentingan warga. "Terima kasih warga kami sudah bisa menikmati jalan ini," tandasnya.

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah (Asda I) Provinsi Banten Komarudin yang meresmikan jalan lingkungan itu menyebut, kerja sama yang baik antara warga dan pemerintah seperti telah terjalin selama ini, sangat diperlukan guna mempercepat gerak pembangunan. 

"Saya percaya, sinergi antara pemerintah dengan warga akan membuat pembangunan berdaya guna dan berhasil guna," katanya.

Pria yang akrab disapa Komar ini mencontohkan bentuk kerja sama pemerintah dalam membangun atau memperbaiki jalan lingkungan di pemukiman.

Kehadiran pemerintah mengoptimalkan fungsi jalan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.

"Seperti tadi disampaikan Pak RW, dulu jalan ini dibangun atas swadaya warga. Alhamdulillah, sekarang sudah mulus, diaspal, sehingga bisa dilalui sehari-hari dengan nyaman untuk berangkat kerja, antar anak ke sekolah, dan segala macam," ujarnya. 

Ketua Dewan Pakar ICMI Kabupaten Tangerang itu juga berpesan agar jalan yang sudah dibangun dirawat dengan baik serta difungsikan untuk kepentingan bersama. "Ya kita sama-sama peduli pada lingkungan kita," tegasnya.

KAB. TANGERANG
Perajin Panjat Pinang di Tangerang Kebanjiran Orderan Jelang HUT RI, Raup Omzet Jutaan Rupiah

Perajin Panjat Pinang di Tangerang Kebanjiran Orderan Jelang HUT RI, Raup Omzet Jutaan Rupiah

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:59

Menjelang hari ulang tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), perajin panjat pinang yang menggunakan bahan dasar bambu di Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mulai dibanjiri orderan.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill