Connect With Us

Macet 2 Km di Jalan Raya Cisoka-Tigaraksa Tangerang Dampak Banjir

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 6 September 2022 | 19:24

Kemacetan lalu lintas sepanjang dua kilometer (km) terjadi di Jalan Raya Cisoka-Tigaraksa, Desa Jeunjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa, 6 September 2022. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Kemacetan lalu lintas sepanjang dua kilometer (km) terjadi di Jalan Raya Cisoka-Tigaraksa, Desa Jeunjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa, 6 September 2022.

Kemacetan tersebut merupakan dampak dari banjir. Ketinggian air yang memicu kemacetan ini diperkiran setinggi 30-50 sentimeter.

Menurut warga, sepanjang Jalan Raya Cisoka-Tigaraksa pasti tergenang air setelah diguyur hujan, karena tidak ada drainase.

Pengendara motor yang melintas, Lutfi Maria mengatakan, mesin kendaraannya mati akibat banjir di jalan ini. 

"Iya ini mati, habis didorong dibantu orang," ujar Lutfi.

Pengendara motor lainnya, Putra juga mengeluhkan nasib yang sama.

"Pasti kalau hujan banjir di sini. Bingung kalau muter juga jauhnya minta ampun," katanya.

Warga Perumahan Kemuning Permai, Kecamatan Cisoka ini berharap pemerintah bisa mengatasi banjir tersebut.

"Kalau tidak segera diatasi ini akan menimbulkan masalah setiap hari," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill