Connect With Us

Warga Kesal Banjir Semeter Masih Melanda Jalan Raya Cisoka Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 7 Oktober 2022 | 01:04

Warga mendorong sepeda motornya yang mogok akibat banjir di Jalan Raya Cisoka-Jeungjing, Kabupaten Tangerang, Jumat, 7 Oktober 2022 dini hari. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Banjir dengan perkiraan satu meter masih menggenangi Jalan Raya Cisoka-Jeungjing, Kabupaten Tangerang, Rabu, 7 Oktober 2022 dini hari.

Desi, warga setempat, mengaku kesal lokasi ini menjadi banjir. Sebab menurutnya, lokasi tersebut sejak satu tahun terakhir tidak pernah banjir. 

“Dulu enggak pernah banjir kayak begini. Enggak tahu sekarang kok kalau hujan banjirnya sampai parah. Kasihan orang, apalagi yang mau ke arah Jeungjing,” ungkapnya kepada TangerangNews.com.

Banjir semeter ini sudah terjadi sejak Kamis, 6 Oktober 2022 siang. Ia berharap, pemerintah dapat memberikan solusi dalam menangani banjir di lokasi tersebut.

Ujang, pengendara sepeda motor, merasakan dampak atas banjir di lokasi ini. Mesin sepeda motornya mati akibat terkena genangan air.

"Saya enggak tahu kalau banjirnya dalam sampai segini (semeter). Ya sudah pasrah saja kalau sudah gini," kata Ujang.

Jefri, pelaku UMKM di lokasi ini mengatakan, banjir dipicu karena kiriman air dari Adiyasa Tigaraksa. 

"Ketinggian semeter kurang lebih, banyak kendaraan yang mati," katanya sambil mengeluh dagangannya sepi pembeli.

NASIONAL
Trend Generasi Muda Ubah Rutinitas Domestik di Rumah Jadi Terapi Lepas Stres

Trend Generasi Muda Ubah Rutinitas Domestik di Rumah Jadi Terapi Lepas Stres

Jumat, 10 Juli 2026 | 13:48

Di tengah mobilitas tinggi dan tuntutan gaya hidup urban, terjadi pergeseran fungsi rumah bagi generasi muda.

TANGSEL
Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih

Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih

Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11

Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill