Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan kepala daerah dari seluruh negara pesisir di Asia Timur akan berkumpul di kawasan Ketapang Urban Aquaculture (KUA), Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang selama 25-29 Oktober 2022.
Kedatangan mereka untuk menghadiri pertemuan Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Government (PNLG), di mana Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, sebanyak 11 negara yang tergabung dalam forum kemitraan internasional ini peduli akan pengelolaan lingkungan hidup dan laut atau PEMSEA.
"Kami berharap mudah-mudahan dengan adanya program ini, nantinya dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat," tuturnya, Minggu 24 Oktober 2022.
Sementara itu, pembangunan kawasan Ketapang Urban Aquaculture saat ini hampir rampung. Progressnya sudah berjalan 90 persen.
"Namun ada beberapa bagian yang harus segera diselesaikan, seperti ruang observasi, perbaikan gedung serbaguna dan juga bagian-bagian kecil yang perlu dirapihkan," ujar Maesyal.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.
AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews