Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Pengembang kawasan Pantai Indah Kosambi (PIK) 2 di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang mengaku hanya membangun 60 persen, meski memiliki sekitar dari 156 hektare lahan.
Hal itu diungkap Coast Area Manager of PIK 2 Christopher saat mendampingi Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan para delegasi PNLG Forum 2022 yang berkunjung ke PIK 2, Kamis 27 Oktober 2022.
“Kami buat project masterplan keseluruhan 156 hektare. Area pembangunan itu sekitar 60 persen dari keseluruhan area,”ungkapnya.
Christoper menjelaskan, untuk area seluas 40 persen dari 156 hektare itu, didedikasikan untuk untuk pembangunan infrastruktur dengan konsep kawasan hijau. “Termasuk dalam jumlah itu juga untuk water retention,” katanya.
Rencana pembangunan dengan porsi itu dilakukan untuk menangkal abrasi di sepanjang garis pantai Kosambi. Tujuan lainnya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dan pengembang yang telah matang dengan rencana itu.
“Kami menggandeng para expert dari universitas, organisasi, dan konsultan internasional yang memiliki spesialisasi soal hidrologi,” terang Christoper.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPerumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
Pemerintah memberikan keringanan iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sebagai langkah konkret menjaga daya beli
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews