Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, kembali menggelar aksi demo di ruas Tol Bitung, Rabu 16 November 2022. Mereka menuntut pihak Jasamarga untuk mengatasi persoalan banjir di pemukiman mereka.
Pantauan di lokasi, aksi massa ini diikuti dari berbagai kalangan, mulai dari emak-emak hingga anak-anak. Mereka berkumpul di titik gerbang exit Tol Bitung sekitar pukul 15.15 WIB.
Dalam aksinya, mereka menutup akses Tol Bitung-Balaraja. Aksi ini berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.
Koordinator aksi solidaritas warga Kadu, Muzain Arifin mengatakan, aksi dilakukan untuk menuntut agar wilayahnya tidak banjir kembali.
"Pada hari ini, kami inginkan apalagi besok Kamis tidak ada lagi banjir di Kampung Kadu, Desa Kadu," ucapnya.
BACA JUGA: Warga Desa Kadu Demo Pemukimannya Banjir Akibat Meluapnya Sungai di Tol Bitung
Ia menyebutkan, pihaknya juga mendesak Jasamarga untuk memikirkan berbagai persoalan warga, seperti kebutuhan pangan dan kesehatan.
"Bukan memikirkan bagaimana memberikan sembako yang berbentuk masak, karena ini kan musibah," katanya.
Warga juga kecewa lantaran persoalan kesehatan hanya ditangani Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, bukan dari pengelola tol.
"Selanjutnya jika tidak terealisasikan, kami akan menyiapkan warga untuk demo lebih besar untuk selanjutnya. Karena ini sudah ada perjanjian hitam diatas putih," ungkapnya.
"Karena kesepakatan dan harapan bersama untuk tidak lagi banjir, tetapi jika harapan itu tidak terealisasi semuanya akan kita tutup," tambahnya.
Sebelumnya, sekelompok warga Desa Kadu telah menggelar aksi protes ke pihak Jasamarga pada Selasa, 15 November 2022 kemarin. Mereka melakukan demo lantaran pemukimannya terdampak bencana banjir akibat meluapnya debit air sungai di sekitar Tol Bitung.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews