Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, kembali menggelar aksi demo di ruas Tol Bitung, Rabu 16 November 2022. Mereka menuntut pihak Jasamarga untuk mengatasi persoalan banjir di pemukiman mereka.
Pantauan di lokasi, aksi massa ini diikuti dari berbagai kalangan, mulai dari emak-emak hingga anak-anak. Mereka berkumpul di titik gerbang exit Tol Bitung sekitar pukul 15.15 WIB.
Dalam aksinya, mereka menutup akses Tol Bitung-Balaraja. Aksi ini berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.
Koordinator aksi solidaritas warga Kadu, Muzain Arifin mengatakan, aksi dilakukan untuk menuntut agar wilayahnya tidak banjir kembali.
"Pada hari ini, kami inginkan apalagi besok Kamis tidak ada lagi banjir di Kampung Kadu, Desa Kadu," ucapnya.
BACA JUGA: Warga Desa Kadu Demo Pemukimannya Banjir Akibat Meluapnya Sungai di Tol Bitung
Ia menyebutkan, pihaknya juga mendesak Jasamarga untuk memikirkan berbagai persoalan warga, seperti kebutuhan pangan dan kesehatan.
"Bukan memikirkan bagaimana memberikan sembako yang berbentuk masak, karena ini kan musibah," katanya.
Warga juga kecewa lantaran persoalan kesehatan hanya ditangani Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, bukan dari pengelola tol.
"Selanjutnya jika tidak terealisasikan, kami akan menyiapkan warga untuk demo lebih besar untuk selanjutnya. Karena ini sudah ada perjanjian hitam diatas putih," ungkapnya.
"Karena kesepakatan dan harapan bersama untuk tidak lagi banjir, tetapi jika harapan itu tidak terealisasi semuanya akan kita tutup," tambahnya.
Sebelumnya, sekelompok warga Desa Kadu telah menggelar aksi protes ke pihak Jasamarga pada Selasa, 15 November 2022 kemarin. Mereka melakukan demo lantaran pemukimannya terdampak bencana banjir akibat meluapnya debit air sungai di sekitar Tol Bitung.
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews