Connect With Us

Hari Kedua Pencarian, Kakek Hanyut di Sungai Cimanceuri Tangerang Belum juga Ditemukan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 17 November 2022 | 22:21

Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap kakek yang hanyut di Sungai Cimanceuri, Kabupaten Tangerang, Rabu, 16 November 2022 malam. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Sudah dua hari petugas BPBD dan Basarnas melakukan pencarian terhadap seorang kakek bernama Samlani, 65, yang hanyut di Sungai Cimanceuri, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, belum membuahkan hasil.

Tim SAR pun menghentikan sementara proses pencarian hari kedua pada Kamis, 17 November 2022.

"Pada pukul 17.15 WIB kita hentikan pencarian orang tenggelam," ujar Abdul Munir, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang.

Munir mengatakan, penghentian pencarian sementara dikarenakan cuaca gelap dan memasuki malam hari, juga kondisi personel yang sudah kelelahan.

"Korban belum juga ditemukan," jelasnya.

BACA JUGA: Tim SAR Masih Cari Kakek Tenggelam di Kali Cimanceuri Tangerang

Adapun pencarian akan dilanjutkan pada pada esok hari mulai pukul 07.00 WIB. 

"Untuk sementara personel istirahat, mengingat malam hari, jika dilanjutkan khawatir membahayakan petugas," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Samlani, warga Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang tenggelam di Sungai Cimanceuri, Rabu, 16 November 2022 sekitar pukul 17.00 WIB. Korban hanyut terbawa arus Sungai Cimanceur ketika sedang mandi dan ditinggalkan istri.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill