RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota
Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:00
Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa nahas dialami seorang wanita muda berinisial ES, 23.
Ia tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Aryajaya Santika, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 24 November 2022.
Pengendara sepeda motor asal Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, tersebut meninggal karena mengalami luka setelah terlindas truk Pertamina.
"Korban mengalami luka terbuka pada bagian kepala, luka lecet pada bagian kaki kanan, sehingga menyebabkan ia meninggal di tempat," ujar Kasubnit Laka Satlantas Polresta Tangerang Ipda Adi Silpaturohman kepada TangerangNews.com.
Insiden ini bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario berplat B-4607-NIU melintas dari arah Cibadak menuju Tigaraksa.
BACA JUGA: Rawan Kecelakaan di Tangerang, Simak Tips Aman Berkendara di dekat Bus dan Truk
Sesampainya di lokasi kejadian, korban sempat berupaya menyalip truk tangki Pertamina yang berada di depannya.
Ketika berupaya mendahului truk bernopol B-9157-SEI tersebut, korban terjatuh ke kiri dan masuk ke kolong truk Pertamina tersebut.
"Kepala dia terlindas ban sebelah kanan belakang kendaraan truk Pertamina," jelasnya.
Nahas, korban meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan. Jasad korban pun telah dievakuasi ke RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
TODAY TAGPemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews