Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal di RS Polri Akibat Sakit
Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:07
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TANGERANGNEWS.com-Empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) nekat beraksi di salah satu sekolah swasta di Jalan PLP Km 2, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Dalam aksinya itu pelaku sempat menodongkan pistol kepada dua petugas sekuriti dan pedagang yang ada di lokasi.
Silca Putri, 29, korban yang motornya dicuri mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu 22 Januari 2023, sekitar pukul 14.30 WIB.
Berawal saat dirinya diminta datang ke sekolah adiknya untuk ikut rapat orang tua murid. Ia pun memarkirkan sepeda motor Honda Scoopy di parkiran.
"Tiba-tiba pelaku berjumlah empat orang datang menggunakan dua sepeda motor," kata warga Kecamatan Curug ini, Selasa 24 Januari 2023.
Saat beraksi, dua pelaku masuk ke area sekolah sambil menodongkan senjata api kepada pedagang dan dua orang sekuriti.
"Namanya orang awam, mau itu senjata beneran atau mainan kalo sudah ditodong pasti tetep tidak berani," ujar Silca.
Usai masuk ke lingkungan sekolah, para pelaku pun langsung menyasar sepeda motor yang terparkir di halaman parkir sekolah.
Kebetulan, sepeda motor korban saat itu tidak dikunci ganda, karena diminta oleh sekuriti agar mudah dipindahkan.
"Jadi pas pelaku masuk langsung cari-cari motor. Kena lah motor saya (dicuri)," ucap Silca.
Pasca kejadian, Silca pun melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Curug dengan nomor LP/43/K/1/2023/Sek.Curug.
Kini, ia hanya bisa berharap sepeda motor Scoopy dengan nomor polisi B-4293-NHC miliknya bisa segera diketemukan.
"Sudah lapor ke Polsek Curug dan pihak sekolah juga tidak lepas tangan," pungkasnya.
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TODAY TAGProses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews