Connect With Us

Penyakit LSD Merebak, Dinas Peternakan Kabupaten Tangerang Imbau Peternak Sapi Waspada

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 31 Januari 2023 | 17:25

Seekor sapi diperiksa kesehatanya di tengah wabah peyakit mulut dan kuku (PMK) melanda hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Peternak sapi di Kabupaten Tangerang harus meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyakit Lumpy Skin Disease (LSD). 

Joko Ismadi, Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, meminta kepada para pemilik dan peternak sapi lebih meningkatkan kewaspadaan.

Hal itu seiring munculnya kasus LSD di beberapa daerah di Indonesia.

"Maka kami minta kepada para peternak hewan untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu menjaga kesehatan ternaknya," kata Joko, Selasa, 31 Januari 2023. 

Joko mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategis sebagai upaya penanggulangan penyakit LSD tersebut. 

"Upaya tersebut yaitu melakukan komunikasi dengan sejumlah instansi lain, seperti Dinkes dan BPBD serta memberikan edukasi kepada masyarakat dan peternak hewan," ujarnya. 

Dalam bentuk upaya antisipasi ditemukannya kasus LDS pada hewan ternak itu, maka pihaknya akan melakukan surveilans secara rutin yang dilakukan oleh tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kesehatan Hewan.

"Strategi lainnya yaitu surveilans, nanti kita lakukan pengambilan sampel di beberapa lapak peternak hewan. Dan kegiatan ini sangat penting dalam pencegahan dan penekanan kasus LDS," katanya. 

Joko juga menjelaskan, bahwa penyakit LSD ini merupakan penyakit infeksius hewan ternak sapi dan kerbau. Penyebabnya adalah Lumpy Skin Disease Virus (LSDV) yang masuk dalam genus Capripoxvirus. 

Kemudian, penyebaran virus LSD ke hewan ternak lainnya dinilai cukup cepat, sehingga membahayakan dan berpotensi terjadi wabah di tempat lain. 

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada para peternak untuk segera melapor kepada petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) terdekat, jika ditemukanya kasus LDS menjangkit ternaknya. 

"Kami juga minta kandang ternak itu ditingkatkan kebersihannya, diberi desinfektan secara rutin, ternak diberikan pakan yang bersih dan berkualitas, serta pengendalian lalu lintas hewan rentan dengan segera dilakukan vaksinasi," ungkapnya. 

Untuk sejauh ini belum ada laporan hewan ternak di Kabupaten Tangerang yang terjangkit. Meski demikian, monitoring tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi.

Sebagai Informasi, sejak awal 2022 kasus LSD muncul di beberapa kabupaten/kota Provinsi Riau dan hingga saat ini sudah merebak di beberapa daerah di Indonesia. 

Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), saat ini terjadi 527 kasus LSD di Riau, 564 kasus di Aceh, 73 kasus di Sumatera Utara, 13 kasus di Jambi, dan 4 kasus di Sumatera Barat dengan total 1.181 ekor.

Kementan mencatat satu kasus kematian sapi dilaporkan karena terkena penyakit LSD di Indragiri Hulu.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill