Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Pria berinisial DA, perilaku mutilasi terhadap R ternyata tinggal bersama di salah satu apartemen di wilayah Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
DA yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online ini pertama kali mengenal korban setelah memesan jasa antar jemput.
"Kemudian korban merasa cocok hingga menjadi langganan, lalu mereka tinggal bersama-sama," jelas Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, pada Sabtu 18 Maret 2023.
Aksi pembunuhan dan mutilasi juga dilakukan pelaku di apartemen korban, sebelum mayatnya dibuang di kawasan Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.
Namun polisi pun belum bisa memastikan bahwa DA dan R ini adalah pasangan penyuka sesama jenis.
"Sementara ini untuk pendalaman ke arah sana dalam bentuk LGBT atau lainnya, kami akan lakukan pendalaman dengan menggunakan psikolog atau psikiater," tegas Iman.
Kasatreskrim Polres Bogor AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan, dari pengakuan DA, motif pembunuhan itu yakni lantaran pelaku diminta melayani si korban dengan cara handjob.
Di sisi lain, pihak Kepolisian mencium adanya motif ekonomi di balik aksi pembunuhan tersebut.
"Sementara ini kami temui sejumlah uang korban yang diambil pelaku, karena memang si pelaku ini mengetahui ATM korban, sementara yang diambil Rp30 juta, tapi untuk ATM lain masih kita dalami," paparnya.
Menurut polisi, R sempat memiliki keluarga yang utuh, namun telah bercerai.
"Untuk si korban sendiri pernah berkeluarga, tapi sudah berpisah. Si pelaku juga pengakuannya sudah memiliki keluarga dan memiliki anak tapi masih kami dalami," pungkasnya.
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGDinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews