Connect With Us

Libatkan Anak Muda, Tangerang Fashion Festival 2023 Pamerkan Karya Desainer Profesional

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 18 Maret 2023 | 23:17

Hidayatul Muarifin Ketua Taffest dan Tangerang Fashion Parade saat sesi jumpa pers di Qubika Boutique Hotel, Jalan Boulevard Raya Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu 18 Maret 2023 (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com-Tangerang Fashion Festival (Taffest) dibuka di Qubika Boutique Hotel, Jalan Boulevard Raya Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu 18 Maret 2023.

Taffest kali ini mengusung tema "Millenial Fashion Reformation" dengan konsep Vermara dan Sustainable berupa wastra, batik, dan tenun, yang mengedepankan fashion kalangan muda khususnya di Tangerang.

"Biasanya kita scope-nya ke arah Jakarta dan lain sebagainya, Tangerang itu belum ada homebase di mana fashion itu dikedepankan," ujar Hidayatul Muarifin Ketua Taffest dan Tangerang Fashion Parade kepada awak media.

Hari pertama dari Taffest 2023 ini akan dibuka dengan parade busana hasil karya para desainer profesional. Sementara untuk final kompetisi desain dan model akan berlangsung besok, Minggu 19 Maret 2023.

Arif mengatakan, pihaknya akan menginisiasi program festival fashion tersebut bisa terus berlanjut per tahun agar selalu mengikuti tren fashion yang aktual.

Sesuai dengan tema yang diusung, Taffest 2023 menampilkan kompetisi fashion untuk kalangan anak muda dengan kategori kids dan teen mulai dari rentang usia 5 sampai 16 tahun, sementara untuk kategori dewasa dibatasi usia sampai 25 tahun.

Fashion desainer yang akrab disapa Mister A itu memastikan akan kembali mengadakan Taffest di tahun depan dengan konsep yang lebih mewah.

"Karena fashion tidak terbatas. Jadi, kami harus mengeksplore bagaimana fashion itu selalu update, khususnya di Tangerang, karena kita mengedepankan bagaimana Tangerang juga punya brand image tentang fashion tidak hanya soal UMKM dan kuliner saja," katanya.

Selain itu, Arif berterima kasih kepada para generasi muda yang turut serta secara sukarela mendukung acara ini sehingga bisa berjalan dengan baik.

"Dari 500 volunter yang daftar, kita seleksi menjadi 130 volunter dan mereka membantu kita memajukan fashion Tangerang, mereka sangat rendah hati dan sangat membantu kami khususnya Taffest berjalan dengan baik," imbuhnya.

Adapun Tangerang Fashion Festival 2023 dimeriahkan dengan acara parade busana, fashion design competition, face of icon, kids teen competition, serta bazar UMKM. 

Sementara itu, Ketua Asosiasi Eco-printer Indonesia (AEPI) wilayah Banten Nuning Sekar Ningrum berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut.

"Saya berharap kegiatannya terus menerus ya, karena di sini tidak hanya melibatkan kami para senior, tapi kami juga membina dan mengajak anak-anak muda untuk lebih berkreasi," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill