Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Di bulan suci Ramadan, praktik prostitusi tetap beroperasi di kawasan Industri Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Pantauan di lokasi, pada Selasa 28 Maret 2023 malam, sejumlah pekerja seks komersial (PSK) baik wanita maupun waria, menjajakan diri untuk melayani para pria hidung belang.
Beberapa pria terlihat menghampiri PSK tersebut untuk bertransaksi demi melampiaskan hasratnya.
Saat ditanya, salah satu PSK sebut saja Lili, mengaku setelah bertransaksi ia akan melayani tamunya di sebuah bangunan semi permanen di depan parkiran. Bangunan tersebut diduga baru saja dibuat.
Lili menjajakan dirinya untuk melayani hidung belang dengan tarif Rp100 ribu sampai Rp150 Ribu.
"(Di sini) ada lima wanita tua, warianya banyak juga, harganya berbeda-beda," katanya.
Lili juga mengaku terpaksa melakukan hal tersebut karena susah mencari pekerjaan. Maka dari itu, ia terpaksa menjadi PSK untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, meski pun di bulan Ramadan.
"Sering diusir di sini tapi ya mau gimana lagi, saya kan nyari makannya di sini," pungkasnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten memberikan apresiasi terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang.
Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews