Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kampung Taban Ladu, Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mengamuk ngamuk hingga memecahkan kaca mobil warga.
Staff Kecamatan Tigaraksa Ahmad Hidayat mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 25 Maret 2023, pukul 10.00 WIB.
ODGJ tersebut bernama Resih, 44, warga Kampung Tamban Ladu, Desa Taban, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.
"Yang dipecah kaca mobil Innova warna hitam milik orang Telaga, dipukul pakai bambu," kata Hidayat kepada Tangerangnews.com di Kantornya.
Hidayat menjelaskan, kronologis kejadian tersebut bermula dari adanya laporan warga pukul 10.00 WIB.
Kemudian, dirinya langsung menghubungi pihak Satpol PP Kabupaten Tangerang untuk membantu mengevakuasi ODGJ tersebut.
"Sekarang sudah dikembalikan ke rumahnya, tapi infonya di rumahnya Resih ini diborgol. Kasihan kalau diborgol, kan dia juga manusia," jelasnya.
Hidayat berharap, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang bisa mengevakuasi dan menyembuhkan ODGJ tersebut. Karena, informasi yang didapat Resih masih bisa sembuh.
"Memang harus secara intensif perawatannya agar sembuh. Semoga pihak terkait bisa segera ada inisiatifnya," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews