Connect With Us

Warga Keluhkan Jalan Raya Legok

| Minggu, 18 September 2011 | 14:56

| Dibaca : 50769

Jalan Raya Legok mulai dikeluhkan warga. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Warga di Jalan Raya Parung Panjang, Legok, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan kondisi jalan di daerah itu yang rusak parah. Padahal jalan tersebut sudah dicor beton, namun kerusakannya sudah merata ke semua ruas jalan.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, kerusakan jalan milik Provinsi Banten itu sudah hampir setahun. Kerusakan parah disebabkan banyaknya truk ukuran besar yang melintas jalan tersebut. Tidak kurang dari 10 Km, jalan tersebut rusak.
 
"Waduh mas, minta ampun deh kalau hujan. Sudah seperti kubangan kerbau. Kalau panas, ya berdebu seperti ini," ucap Yadi, pedagang rokok di jalan itu.

Pantauan di lokasi, kerusakan jalan cor beton itu berbentuk patahan, yang sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor. "Sudah sering mas yang jatuh. Apalagi saat hujan, pengendara motor harus pelan-pelan, kalau tidak bisa tergelincir," tandas Yadi.

Menurut Yadi, kerusakan jalan Legok itu sudah terjadi sejak awal tahun 2010. Tetapi sampai kini jalan sepanjang 14 KM tersebut hanya diperbaiki beton pada ujung jalan di pertigaan Legok. Pemerintah Provinsi Banten tidak melanjutkan perbaikan jalan besar penghubung dari Legok ke Tigaraksa, Kabupaten Tangerang itu.
 
Pembenahan infrastruktur jalan provinsi itu belum sampai di pertigaan Pasar Babakan, Legok, atau sampai di Jalan Raya Parung Panjang.

"Sebelum lebaran, jalan Legok sudah di perbaiki sedikit. Tetapi tidak dilanjutkan lagi sampai saat ini," ucapnya. (FAU)
BANTEN
KPK : Kita Akan Aksi Lagi di Banten

KPK : Kita Akan Aksi Lagi di Banten

Kamis, 19 Oktober 2017 | 15:00

KPK : Kita Akan Aksi Lagi di Banten

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Sediakan Fasilitas Khusus Taksi Online

Bandara Soekarno-Hatta Sediakan Fasilitas Khusus Taksi Online

Jumat, 20 Oktober 2017 | 18:00

“Jadi Inkoppol ini mewadahi sopir taksi online. Hingga saat ini kami telah mengkonfirmasi baru Grab yang telah bekerja sama dengan Inkoppol. Ada pun unit yang nanti beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 500 taksi online,” tutupnya.

OPINI
Korupsi ''Membunuh'' Manusia

Korupsi ''Membunuh'' Manusia

Jumat, 25 Agustus 2017 | 10:00

Justru yang menakutkan bagi kita adalah, kekhawatiran mewabahnya Madaari di negeri kita. Orang yang marah, punya rencana untuk membalas dendam dengan caranya sendiri. Tentu saja kita tak ingin hal itu terjadi. Akan timbul anarkisme massa yang sulit dibend

"Dalam hidup, tidak ada seorang pun yang mendapatkan tempat seperti apa yang mereka sangka akan dapatkan. Tapi ketika Anda bekerja dengan keras dan bersikap baik, berbagai hal yang mengagumkan akan terjadi."

Conan O'Brein