Connect With Us

Kabupaten Tangerang Kurang Rumah Sakit Untuk Pasien Jamkesmas

| Selasa, 1 November 2011 | 19:22

| Dibaca : 95578

RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menilai sebanyak 7 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien miskin pemegang kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) belum bisa melayani seluruh pasien tersebut. Hal tersebut pun berdampak pada penolakan pasien Jamkesmas oleh pihak Rumah Sakit.
 
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Naniek Isnaini, saat ditemui usai acara pembukaan pembukaan Rumah Sakit Ciputra di kawasan Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (1/11).
 
Menurutnya, ada 11 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Tangerang yang 5 diantaranya menjadi rujukan pasien Jamkesmas, yakni Rumah Sakit Qadr, Siloam, Husada Insani, Suci Paramita dan Selaras. Selain itu juga ada 2 Rumah Sakit Umum (RSU) milik Pemerintah Kabupaten Tangerang.
 
“Jumlah pasien pemegang kartu Jamkesmas ada 93.886 jiwa. Sedangkan quota tempat tidur untuk pasien kurang mampu tiap rumah sakit tersebut adalah 20 persen. Kemungkinan ini masih kurang untuk bisa melayani pasien Jamkesmas,” Kata Naniek.
 
Naniek menyebutkan, kapasitas kamar pasien Jamkesmas di RSU Kabupaten Tangerang ada 700 kamar, RS Siloam ada 350 dan rencananya akan ditambah 350 kamar. Sedangkan rumah sakit lain ada sekitar 50 sampai 100 kamar.
 
“Persentasi pemanfaatan tempat tidur di rumah sakit tesebut diatas 80 persen. Karena rumah sakit bisa menerima pasien dari mana saja, tidak hanya dari warga Kabupaten Tangerang. Jadi kebanyakan kamar penuh oleh pasien yang bukan pemegang Jamkesmas,” katanya.
 
Meski demikian, Naniek menilai, penolakan pasien oleh rumah sakit tidak hanya disebabkan kekurangan kamar. “Bisa juga karena administrasinya yang kurang lengkap, atau alatnya medis rumah sakitnya yang tidak lengkap,” ungkapnya.
 
Namun ia tetap menghimbau agar rumah sakit melayani pasien kurang mampu. Jika melanggar ketentuan tersebut, pihaknya kan memberikan sanksi. “Sangksinya berupa pembinaan. Mulai dari teguran lisan atau tertulis. Kalau tetap melanggar juga, kita akan berembuk untuk memberikan tindakan yang sesuai ketentuan kepada dokter atau pihak rumah sakit,” terang Naniek.
 
Ditanya apakah Pemkab Tangerang akan menambah rumah sakit untuk rujukan pasien Jamkesmas dan Jamkesda? Naniek mengatakan akan diperhitungkan dulu berdasarkan maping area dan kebutuhan masyarakat.(RAZ)

KAB. TANGERANG
19 Desa di Kabupaten Tangerang Belum Bisa Mencairkan Dana Pilkades

19 Desa di Kabupaten Tangerang Belum Bisa Mencairkan Dana Pilkades

Minggu, 24 Mei 2015 | 13:00

Kabupaten Tangerang – Sebanyak 19 desa dari jumlah total 78 desa yang sedianya akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 14 Juni 2015 mendatang, belum mendapatkan pencairan anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang

WISATA
Wisata Edukatif ke Taman Buaya Tanjung Pasir

Wisata Edukatif ke Taman Buaya Tanjung Pasir

Sabtu, 23 Mei 2015 | 14:00

Jika Bekasi punya Taman Buaya Indonesia Jaya, maka Kabupaten Tangerang memiliki Taman Buaya Tanjung Pasir. Tempat penangkaran buaya sekaligus taman rekreasi tersebut berlokasi di Jalan Raya Tanjung Pasir KM 29, Kecamatan Teluknaga.

TANGSEL
Serang Airin, Shaleh MT Bermaksud Bicara Umum

Serang Airin, Shaleh MT Bermaksud Bicara Umum

Senin, 25 Mei 2015 | 02:06

"Sulit memang tanpa menjelekan kepemimpinan saat ini kalau disuruh memaparkan kekurangan, tanpa mengakui saat ini pimpinan lebih banyak menjadi wayang. Karena akan ribut dengan suami, misalnya jalan rusak, pas tahu pelaksana proyeknya suaminya, bagaimana?

"Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di tangan orang banyak."

John Naisbitt