Connect With Us

KSM Ancam Seret Ketua BKM ke Pengadilan

| Kamis, 2 Agustus 2012 | 15:35

| Dibaca : 756

Aminudin, Ketua KSM Surya Abadi. (tangerangnews / dira)


Reporter : Ganang
TANGERANG
-Lantaran kesal, karena aliran dana replikasi PNPM yang seharusnya menjadi haknya tidak kunjung dicairkan. Dan diduga diberikan kepada orang lain yang tidak termasuk dalam daftar penerima, Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Surya Abadi yang beralamat di RT 09/04, Kampung Jayanti, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang mengancam akan menyeret Cecep Abdul Qhadir Zaelani,  Ketua Badan Keswadayaaan Masyarakat (BKM) Desa Cikande ke pengadilan.

"Saya merasa kecewa, karena dana replikasi PNPM dari pemerintah yang seharusnya saya terima dialihkan ke orang lain. Padahal orang  tersebut tidak pernah mengajukan sebelumnya. Saya juga tidak tahu, dana reflikasi yang sudah bisa dicairkan sejak 23 Juli kemarin itu sebagai pembayar hutang pribadi, atau memang dialihkan.
Soalnya,  berdasarkan Peraturan Bupati Tangerang No 22 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Replikasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Kabupaten Tangerang Tahun 2011, dana replikasi ini hanya diberikan kepada masyarakat yang sudah mengajukan proposal melalui BKM sesuai dengan kegiatan yang akan dijalankan. Saya juga akan membawa masalah ini ke pengadilan, kaena ini salah satu bentuk penyelewengan," papar Aminudin, Ketua KSM Surya Abadi kepada tangerangnews.com, Kamis (2/8).

Aminudin juga menuturkan dari tujuh titik penerima dana replikasi PNPM di Desa Cikande melalui BKM, baru tersalur ke  empat titik, dan masih ada tiga titik lagi yang belum mendapatkan aliran dana replikasi tersebut, yaitu KSM Al Istiqomah, Mushola Al Ikhlas, serta KSM Surya Abadi yang dikelolanya. Dan dana tersebut, tambah Aminudin akan digunakan sebagai usaha peternakan ayam.

Sampai saat ini, Ketua BKM Desa Cikande, Cecep Abdul Qhadir Zaelani belum bisa ditemui, karena sedang sakit.

Camat Jayanti, Heru Ultari menjelaskan, bahwa dana replikasi PNPM tersebut turun tidak melalui kecamatan, melainkan langsung ke rekening bendahara BKM masing-masing desa. Heru berjanji akan memangil Ketua BKM se-Kecamatan Jayanti, termasuk Cecep pada hari Senin mendatang (6/8).

"Dana replikasi PNPM ini turun tidak melalui Kecamatan, melainkan langsung ke rekening BKM di masing-masing desa. Jadi Kecamatan tidak tahu persis persoalannya. Tapi memang, banyak masyarakat yang mempertanyakan tentang hal ini. Dan hari Senin nanti (6/8), kami akan memanggil semua Ketua BKM, termasuk Ketua BKM yang dinilai bermasalah," tegasnya.
AYO! TANGERANG CERDAS
SMKN 1 Tangerang Dituding melakukan pungutan liar

SMKN 1 Tangerang Dituding melakukan pungutan liar

Senin, 24 Agustus 2015 | 16:17

TANGERANG-SMK Negeri 1 Kota Tangerang dituding membebankan uang kepada orang tua siswa jika ingin mengambil ijazah. Hal itu pun dilaporkan salah seorang orang tua siswa ke surat pembaca surat kabar nasional.

KAB. TANGERANG
Akses Ditutup, Sopir Angkot Demo Lippo Karawaci

Akses Ditutup, Sopir Angkot Demo Lippo Karawaci

Rabu, 2 September 2015 | 19:12

TANGERANG-Kesal lantaran pengembang Lippo Karawaci sudah lebih satu tahun belum juga membuka akses jalan ke Perumahan Harapan Kita (Perum Harkit), ratusan sopir angkot melakukan aksi demo di bundaran Supermal Karawaci, Rabu (2/9).

BANTEN
Traffic Merangkak 7,9 Persen,  Operator Tol Tangerang-Merak Pasang 1.666 PJU

Traffic Merangkak 7,9 Persen, Operator Tol Tangerang-Merak Pasang 1.666 PJU

Minggu, 30 Agustus 2015 | 11:43

“Tahun ini (2015) sampai dengan terhitung bulan Juni sebanyak 308 kasus,” ujar Sunarto.

OPINI
Dana Aspirasi antara kepentingan umat & kelompok

Dana Aspirasi antara kepentingan umat & kelompok

Jumat, 26 Juni 2015 | 13:42

Sebagaimana Montesqueieu salah satu pemikir politik terkemuka di Prancis, dalam karyanya Spirits of the Laws, menyebutkan “Dalam setiap pemerintahan terdapat tiga macam kekuasaan diantaranya yaitu kekuasaan Eksekutif; kekuasaan Legislatif dan Yudikatif.

"A pessimist sees the difficulty in every opportunity, an optimist sees the opportunity in every difficulty"

-Sir Winston Churchill-